Mabes Polri Bongkar Jaringan Penyelundupan Lobster di Jambi

Tribratanews.polri.go.idJambi. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri berhasil membongkar jaringan penyelundupan benih lobster di Kota Jambi.

Sebanyak 19 orang anggota jaringan penyelundupan lobster tersebut berhasil diamanankan. Sekitar 101.306 benih lobster senilai Rp 14 miliar disita dari dari jaringan penyelundupan lobster tersebut.

Kepala Sub Direktorat (Subdit) IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Parlin Silitonga di Jambi, Minggu (11/11) menjelaskan, 19 orang tersangka anggota jaringan penyelundup benih lobster tersebut hingga Minggu malam masih ditahan dan diperiksa di Polda Jambi.

Setelah melakukan pemeriksaan di Polda Jambi selesai, para tersangka rencananya akan diperiksa lebih lanjut di Mabes Polri Jakarta.

“Seluruh tersangka akan diperiksa lebih lanjut di Mabes Polri Jakarta guna mengetahui jaringan mereka di Jawa dan Sumatera.

Tersangka memiliki jaringan penyelundupan lobster ini di Jawa, Provinsi Lampung dan Jambi yang selama ini menjadi lokasi transit pengiriman benih lobster.

Sedangkan pasokan benih lobster berasal dari beberapa daerah di Jawa,” tuturnya.

Dijelaskan, satuan gabungan dari Bareskrim Mabes Polri, Polda
Jambi dan Polresta Jambi menangkap orang 19 anggota jaringgan penyelundupan benih lobster tersebut di lokasi berbeda di Kota Jambi akhir pekan lalu.

Sebanyak 10 orang tersangka ditangkap di lokasi penampungan benih lobster di komplek perumahan Cina Blok D-21, Kecamatan Lingkar Selatan, Kota Jambi, Sabtu (10/11) sore.

Barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian antara lain benih lobster sekitar 45.000 ekor dengan perkiraan nilai Rp 6 miliar, empat unit tabung oksigen, iga unit kolam besar dan 200 unit gallon berisi air laut.

Para tersangka yang semuanya warga Kota Jambi, yakni Ar, Sn, Al, Tb, Jt, Ba, An, Sd, Aa dan Ok.

Sedangkan sembilan tersangka lainnya ditangkap di lokasi penampungan lobster di Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Jumat (10/11).

Barang bukti yang diamankan di lokasi penampungan lobster tersebut, yakni sekitar 56.306 ekor bibit lobster senilai Rp 8 miliar, tiga unit tabung oksigen, 200 unit galon berisi air laut, satu bak penampungan, tiga unit kolkas dan dua unit pompa air. Para tersangka yang juga warga Kota Jambi, yakni Yt, Hr, Iy, He, Hn, An, Tn, Bo dan Ka.

“Anggota jaringan penyelundup lobenih bster ini sudah lama beroperasi. Mereka sudah sering mengirim lobster ke Sungapura melalui pelabuhan tikus atau tidak resmi di pantai timut Jambi. Bibit lobster mereka bawa dari Jawa, transit di Jambi sebelum dikirimkan ke Singapura,” kata Kasubdit IV Tipidter Bareskrim Polri.

Menurut Kombes Pol. Parlin Silitonga, para tersangka akan dijerat dengan Undang-undang (UU) Nomor 44 Tahun 2009 tentang Perikanan dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang larangan Penangkapan dan Pengeluaran Lobster dari wilayah Indonesia dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password