Kapolda Bali Resmikan Patung Padarakan Rumeksa Gardapati Sebagai Simbol Perlawanan Rakyat Bali Terhadap Premanisme dan Narkoba

tribratanews.polri.go.id – BALI. Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose meresmikan patung “Padarakan Rumeksa Gardapati” di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Bali, Sabtu (10/11). Kapolda Bali meresmikan patung ini tepat saat momen Hari Pahlawan 10 November 2018.

Patung yang diresmikan Kapolda Bali ini merupakan simbol perlawanan masyarakat terhadap aksi premanisme dan peredaran narkoba di Pulau Dewata.

Padarakan Rumeksa Gardapati adalah sosok lelaki paruh baya yang sedang berdiri tegap dengan dada membusung sambil membawa tameng Pancasila dengan tangan lurus menunjuk serta menginjak raksasa bhuta kala.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, Kapolri Hadiri Gowes Bandung Lautan Sepeda

Patung tersebut terlihat sedang menginjak raksasa bhuta kala, hal ini merupakan wujud perlawanan masyarakat Bali yang dapat mengalahkan dan menundukan raksasa bhuta kala yang menjadi simbol wujud segala perbuatan jahat dalam budaya Bali.

Kapolda Bali mengatakan, “Patung maha karya masyarakat Bali ini dibangun untuk membangkitkan kekuatan dan semangat perlawanan masyarakat Bali terhadap aksi premanisme dan peredaran narkoba.”

Baca juga : Kapolri Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan di TMP Cikutra Bandung

“Saya berharap keberadaan patung ini bukan hanya sebagai karya seni semata, tetapi juga sebagai warisan dan peninggalan yang akan terus dikenang. Saya inging semua masyarakat di Bali terbebas dari jeratan narkoba dan aksi premanisme, jadi jangan coba-coba bermain narkoba dan melakukan aksi premanisme,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut.

(pr/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password