Polisi Temukan Bukti Kebohongan Penculikan Di Mojokerto

Tribratanews.polri.go.id – Mojokerto. Anggota Reskrim Polres Mojokerto telah menemukan bukti kuat yang diduga bisa mematahkan kisah penculikan bocah berusia 9 tahun di Mojokerto. Alat bukti tersebut akan dipadukan dengan hasil pemeriksaan kejiwaan anak korban penculikan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto mengatakan, bukti tersebut berupa rekaman CCTV di simpang 5 Kenanten, Kecamatan Puri. Dalam rekaman tersebut, nampak si bocah bersepeda seorang diri. Tidak ada seorangpun yang membuntuti anak kelas V SD tersebut. Sementara dalam kisahnya, anak tersebut mengaku dibuntuti dua pria yang mengendarai sepeda motor matic dan meminta si anak untuk menunjukkan letak wilayah Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Kendati demikian, Kepolisian tidak mau gegabah menyimpulkan kisah penculikan yang dilaporkan seorang anak asal Dusun Trenggumung, Desa Tambakagung, Puri itu hanya sebuah karangan. Pasalnya, sampai saat ini bocah tersebut masih kukuh tidak mengarang cerita. Untuk itu Kasat Reskrim Polres Mojokerto akan memadukan bukti rekaman CCTV dengan hasil pemeriksaan kejiwaan oleh psikolog terhadap si anak.

Sebelumnya, seorang anak berusia 9 tahun mengaku diculik oleh 2 pria tak dikenal saat pulang mengaji di Dusun Tegalsari, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto. Korban dibawa pelaku ke rumah kosong di blok A 2 No 34, Perumahan Griya Permata Meri, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Anak kelas V SD ini mengaku bisa meloloskan diri saat pelaku penculikan lengah. Korban pun mengadu ke ibunya. Bersama sang ibu, dia melapor ke polisi.

Tetapi setelah melakukan penyelidikan, petugas Kepolisian menemukan sejumlah ketidak sesuaian antara kisah si anak dengan fakta di lapangan. Seorang anak asal Dusun Trenggumung, Desa Tambakagung, Puri, Kabupaten Mojokerto itu diduga mengarang cerita penculikan.

(fb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password