Diduga Menggunakan Sarung Tangan, Polisi tak Temukan Sidik Jari di TKP Perampokan yang Berujung Pembunuhan di Malang

Tribratanews.polri.go.id. – Malang. Polisi memeriksa tiga saksi pada kasus perampokan maut yang berujung pembunuhan di Dusun Segaran, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (5/11/2018). Tiga saksi adalah tetangga korban Dullah (58) yang ditemukan tewas bersimbah darah di rukonya.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda mengatakan, pihaknya telah memeriksa setidaknya tiga saksi dari para tetangga korban. Polisi mulai menemui titik terang pada kasus perampokan maut berujung pembunuhan di Kabupaten Malang. Pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang.

Kepolisian sudah empat kali menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dua kali olah TKP dilakukan pada Jum’at pagi (2/11/2018), sedangkan dua kali olah TKP lainnya dilakukan pada Sabtu (3/11/2018).

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan kepolisian sedikit mengalami kesulitan lantaran minimnya saksi dan nyaris tidak ada sidik jari pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian. Diduga, pelaku menggunakan sarung tangan saat beraksi. Dari hasil penyelidikan, diduga pelaku saat ini kabur menuju kawasan timur Kabupaten Malang.

Perampokan ini terjadi pada Jum’at dini hari 2 November 2018. Seorang pemilik ruko yang membuka usaha sembako ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamarnya.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password