Polisi Tangkap Pengoplos Gas Elpiji

Tribratanews.polri.go.id – Bekasi. Pesonel Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus pengoplosan gas elpiji bersubsidi di Kampung Telajung RT 01 RW 04, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dari pengungkapan tersebut polisi berhasil menangkap pelaku (TS) yang merupakan seorang pedagang dan menyita ratusan tabung gas elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram.

Diketahui, Modus yang digunakan pelaku adalah dengan memindahkan 4 buah tabung gas 3 kilogram ke dalam 1 tabung gas 12 kilogram. Kemudian 1 tabung gas 12 kilogram yang sudah dioplos dijual kembali oleh pelaku seharga Rp 115.000. Lebih murah daripada biasanya yang mencapai Rp 145.000.

18

“Penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat. Pengakuan pelaku baru 4 bulan melakukan pengoplosan. Dalam sebulan pelaku meraup omset Rp 3.000.000,” ujar Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., Rabu (24/10).

Wakapolres Metro Bekasi menjelaskan, pelaku mengoplos gas dengan cara menyambungkan kedua katup menggunakan selang regulator. Ketika sudah tersambung, posisi tabung 3 kilogram kemudian dibalik untuk mengalirkan gas ke dalam tabung 12 kilogram. Setelah itu, pelaku menutup kembali tabung gas 12 kilogram dengan segel berwarna putih.

“Saat proses pengoplosan, tabung gas 12 kilogram biasanya akan panas. Karena itu pelaku meletakkan tabung di dalam bak air dan ditambahkan batu es untuk menurunkan suhu tabung,” jelas Wakapolres Metro Bekasi.

Dalam sehari pelaku hanya mengoplos 2 buah tabung gas 12 kilogram untuk menghindari kecurigaan tetangga sekitar warungnya.

Menurut Wakapolres Metro Bekasi tindakan pelaku telah merugikan masyarakat. Selain membahayakan warga sekitar, ulah pelaku juga dapat menyebabkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di pasaran.

Dari kasus ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yaitu 1 unit mobil Daihatsu Grandmax warna silver nopol B 9428 FAN, 70 tabung gas 12 kilogram hasil oplosan, 10 tabung gas 3 kilogram, 200 tabung gas 3 kilogram kosong, 2 selang regulator, 60 tutup segel warna putih dan 1 buah bak warna biru.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis, yaitu Pasal 62 ayat 1Jo Pasal 8 ayat 1 huruf (a), (b), (c) dan Pasal 10 (a),(e) UU RI No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 30 dan 31 Jo Pasal 32 ayat 2 UU RI No.2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal dan Pasal 53 huruf (d) UU RI No 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas.

“Ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 30miliar,” Tutup Wakapolres Metro Bekasi.

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password