Jelang Pilkada 2019, Polda Maluku Gelar Pelatihan Khusus Penyidik dan Penyilidikan Tindak Pidana Pemilu Tahun 2019

Tribratanes.polri.go.id- Ambon. Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa M.M, membuka Pelatihan Khusus Penyidik dan Penyelidikan Tindak Pidana Pemilu Tahun 2019, bertempat di Hotel Santika Ambon, Selasa (23/10/2018).

Dalam kegiatan yang bertema ” tegakkan hukum guna terwujudnya penyelenggaraan pemilu 2019 yang bermartabat dan berkeadilan ” turut dihadiri oleh Pepelatihan Khusus Penyidik dan Penyidikan Pemilu 2019 ini, Waka Polda Maluku Brigjen Pol. DR. Akhmad Wiyagus. S.I.K. M.Si, M.M., Irwasda Kombes Pol. Puwoleleno S.I.K. M.M., para Pejabat Utama Polda dan para undangan diantaranya Waka Jati Prov, Ketua KPU Prov. yang mewakili, dan Ketua Bawaslu Prov. yang mewakili.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa M.M, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku dan jajarannya, karena telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan khusus penyelidik dan penyidik tindak pidana pemilu 2019 sebagaimana amanat pasal 478 undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum dan pasal 12 peraturan bawaslu nomor 9 tahun 2018 tetang sentra gakkumdu.

Tahun 2019, bangsa Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi dalam wujud pemilu untuk memilih Presiden, Wakil Presiden dan Anggota Legislatif DPR RI, DPD, dan DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota dengan menggunakan ketentuan undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum dan dalam sejarah bangsa indonesia baru kali ini menggunakan kodifikasi undang-undang pemilu yang disusun dalam satu buku secara lengkap.

Kapolda Maluku juga menyampaikan bahwa kita patut berbangga karena penyelenggaraan pesta demokrasi pilkada serentak yang dilaksanakan tahun 2018 (Pilkada Gubernur Maluku, Bupati/Wakil Bupati Maluku Tenggara dan Walikota/Wakil Walikota Tual) telah berjalan dengan aman, damai dan kondusif, meskipun sebelumnya kita dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat karena indeks kerawanan pemilu (IKP) berdasarkan hasil survey yang dirillis oleh Bawaslu RI, menempatkan provinsi maluku pada urutan ke-2 setelah papua untuk kerawanan pemilu, hal ini membuktikan bahwa TNI-Polri, stakeholder bersama semua elemen yang ada di Provinsi Maluku bekerja secara sungguh-sungguh.

Setelah menyampaikan sambutannya, Kapolda memberikan beberapa penakanan kepada para peserta pelatihan, antara lain:

1. Melalui pelatihan ini, saya berharap dapat memberikan output maupun outcome berupa pemahaman, wawasan dan keterampilan yang memadai dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Khususnya, dapat menjadi modal bagi peserta pelatihan dalam menangani tindak pidana pemilu.
2. Pedomani penyidikan tindak pidana pemilu.
3. Terus tingkatkan sinergitas dalam forum sentra gakkumdu.
4. Selalu mengikuti dan mencermati setiap perkembangan yang terjadi dalam proses penyelenggaraan pemilu dan,
5. Laporkan setiap perkembangan dan kejadian-kejadian yang terkait dengan penyelenggaraan pemilu tahun 2019 dengan memanfaatkan sistem online yang telah tersedia.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password