Polda Bali Gelar Anev Penyerapan Anggaran Tahun 2018

Tribratanews.polri.go.id- Denpasar. Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Goloseyang diwakili  Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha didampingi Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Drs. Wahyono, M.H. dan Karo Rena Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Gusti Made Adhi Sadnyana Putra, S.H. memimpin rapat monitoring dan evaluasi percepatan realisasi anggaran Polda Bali tahun 2018 di Gedung Rupatama Polda Bali, Jumat (19/10).

Dalam kegiatan ini turut dihadiri para Kasatker jajaran Polda Bali, Kapolres, Kasubbag Renmin, Kaur Keuangan serta personel yang membidangi perencanaan dan anggaran.

Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha mengatakan, rapat ini digelar untuk mengatahui sejauh mana penyerapan anggaran Polda Bali tahun 2018 dan mengevaluasi apa saja yang menjadi hambatan dalam penyerapan anggatan tersebut, mengingat ini sudah memasuki akhir tahun.

anggara1
Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha ini meminta kepada para Kasatker dan Kasatwil untuk melengkapi administrasi dan bukti pendukung agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran. “Saya berharap, penyerapan anggaran di Polda Bali dapat terlaksana dengan baik,” ujar jenderal lulusan Akpol tahun 1989.

Sementara, menurut Kombes Pol. Drs. I Gusti Made Adhi Sadnyana Putra, S.H. bahwa ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh Kasatker dan Kasatwil dalam penyerapan anggaran antara lain, belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal. Dibidang belanja pegawai, Karo Rena meminta kepada Kasatker dan Kasatwil untuk menghitung kembali kebutuhan belanja pegawai sampai akhir tahun. Apabila minus, agar segera mengajukan revisi dengan alternatif sumber anggaran lain yang belum optimal.

Kemudian dibidang belanja barang, para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) diminta agar segera melakukan percepatan kegiatan untuk alokasi anggaran yang realisasinya belum optimal dan mengutamakan penyerapan anggaran prioritas nasional.

Sedangkan dibidang belanja modal, Kombes Pol. Drs. I Gusti Made Adhi Sadnyana Putra, S.H ini meminta kepada para Kasatker agar berkoordinasi dengan pihak ketiga untuk segera mengajukan tagihan pembayaran atau termin sesuai kontrak dan jusik yang telah dilaksanakan supaya tidak menumpuk di akhir tahun. “Apabila terjadi kendala agar segera melakukan koordinasi dengan pembina fungsi teknis,” imbuhnya.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password