Polisi Berhasil Ungkap Penipuan dan Penggelapan Saham Senilai Rp55 Miliar

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri, berhasil mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan saham gelap, yang dilakukan oleh mantan karyawan PT. Reliance Securities Tbk, yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp 55 miliar. Pelaku merupakan perempuan berinisial EPL.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Kombes Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, pelaku mengaku bekerja di perusahaan sekuritas dan menipu korban untuk melakukan investasi di pasar modal. PElaku sudah divonis dan telah menjalani hukuman penjara selama dua tahun penjara. Kini dia ditangkap kembali karena ada laporan dari korban lain.

Wadir Tipideksus mengatakan, bahwa EPL menyampaikan kepada publik bahwa dirinya orang yang bertugas di salah satu perusahaan sekuritas. Satu perusahaan sekuritas ini memiliki kemampuan keahlian bertransaksi, mentransaksikan, menanamkan, memainkan di pasar saham. Namun, dia sudah tidak punya izin lagi, dan tidak punya kewenangan lagi.

Korban terdiri dari dua kelompok besar. Salah satu kelompok terdiri dari satu keluarga. Total kerugian yang dihasilkan pelaku berjumlah Rp 55 Miliar. Para korban dengan mudah percaya, lantaran EPL menggunakan kode obligasi FR0035 (BPJS) yang diterbitkan oleh Direktorat Pengelolaan Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan. Namun, Bonds seri FR0035 ternyata tidak memiliki kerjasama dengan tersangka untuk mengelola obligasi.

Saat ini, pelaku disangkakan dengan tindak pidana penipuan dan penggelapan dan atau tindak pidana pencucian uang yang diatur dalam pasal 103 UU No 8/1995 tentang pasar modal, atau pasal 378 KUHP dan pasal 6 UU pencegahan pemberantasan tindak pencucian uang. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password