Dua Tersangka Penghina Polisi di Medsos Diringkus

Tribratanews.polri.go.idBali. Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali meringkus dua oknum anggota ormas di Bali, yakni Lutfi Abdullah (30) dan Ilham, Senin (15/10/18) malam. Kedua pria itu dijerat Undang-Undang ITE karena menghina seorang anggota Polisi yang sedang berdinas melalui media sosial (medsos) Facebook.

Penghinaan terhadap anggota Polisi, Brigadir I Made Hendra Sutrisna, berlangsung di Jalan Bypass Ngurah Rai, Mumbul Nusa Dua, Kamis (11/10/18) sekitar pukul 07.30 Wita. Bermula korban melintas di Simpang Taman Griya menuju ke arah timur hendak melaksanakan tugas pengamanan IMF-WB di Nusa Dua.

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan, SIK. MSM., mengatakan Korban sudah menerangkan kepada tersangka bahwa dia tidak ada ngebut di jalan. Tapi menambah laju kendaraan karena dibelakang ada rombongan tamu yang akan lewat.

Alasan korban ternyata tidak ditanggapi oleh tersangka. Malah dia mengeluarkan HP dan merekam wajah korban. Ia mengancam akan memperpanjang masalah tersebut karena dia memiliki keluarga Polisi. Ancaman itu dibuktikan tersangka dengan menyebarluaskan ke akun facebook miliknya, Jhonie Bali Holiday.

Kemudian, rekaman video itu dikomentari tersangka Ilham selaku pemilik akun Ilham LB Jro Jaran. “Tersangka Lufti kami tangkap karena viralkan video korban dan menghina polisi. Sedangkan peran tersangka Ilham komentari “hajar saja,” ucap Kombes Pol Andi Fairan, SIK. MSM.

Berdasarkan video yang diviralkan ke medsos, Tim Resmob Polda Bali menangkap kedua tersangka di Jalan Marlboro III nomor 21, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat Senin (15/10) sekitar pukul 22.30 Wita.

“Korban sudah resmi melaporkan kasus ini dan kedua tersangka kami jerat dengan Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 27 Ayat 3 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Pasal 310 Ayat (1) Juncto Pasal 311 KUHP, pasal 211 KUHP dengan hukuman penjara enam tahun,” tegas Direktur Reskrimum Polda Bali

(ym/sw/hy)

Admin Polri54010 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password