Napi yang Kabur saat Gempa di Sulawesi Tengah Diberi Batas 10 Hari untuk Melaporkan Diri

Tribratanews.polri.go.id. – Palu. Ribuan narapidana di Sulawesi Tengah yang kabur, diberi batas waktu 10 hari untuk segera melaporkan diri. Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kemenkum HAM, Sri Puguh Budi Utami, meminta agar para napi segera kembali.

Sri Puguh Budi Utami mengatakan, pihak Kepolisian dan instansi terkait masih ditugaskan di Palu guna mencari para napi yang kabur dari lapas saat gempa dan tsunami. Sebelumnya, diketahui ada 1.096 orang napi yang keluar dari lapas dan belum melaporkan diri pasca gempa dan tsunami terjadi.

“Saat ini, jumlah narapidana, tahanan yang berada di dalam lapas, rutan adalah 204 orang. Penghuni yang melaporkan diri sebanyak 364 orang. Sedangkan yang belum melapor sebanyak 1.096 orang,” ujar Dirjen Pemasyarakatan (Pas) Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami kepada wartawan di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (8/10) kemarin.

Diimbau bagi warga binaan yang belum melapor untuk melaporkan diri. Ada beberapa posko untuk menerima laporan, yakni Lapas Palu, LPKA Palu, LPP Palu, Rutan Palu, Rutan Donggala, dan cabang Rutan Parigi.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password