Kapolda Jateng Berikan Materi Bahaya Radikalisme dalam Acara Seminar di USM

WhatsApp Image 2018-10-11 at 12.41.21 (1)

Tribratanews.Polri.go.id. – Semarang. Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono, M.M, M.Hum menjadi narasumber dalam acara seminar yang bertujuan untuk menjaga toleransi, kerukunan, hingga menjaga ideologi bangsa ini terutama muda-mudi generasi milenial yang bertempat di Auditorium Ir. Widjatmoko Kampus Universitas Semarang (USM) Jl. Soekarno Hatta Pedurungan, Rabu (10/10/18).

WhatsApp Image 2018-10-11 at 12.41.21

Dalam acara yang bertema ‘Peran perguruan tinggi dalam pencegahan dan pemberantasan radikalisme serta terorisme untuk mewujudkan hakikat pertahanan Bangsa’ turut dihadiri oleh Prof. DR. H. Muladi,S.H (Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip), Wakil Walikota Semarang Ir. Hj. Hevearita Gumaryanti Rahayu, Para Pejabat Utama Polda Jawa Tengah, para Rektor Perguruan Tinggi Se-Kota Semarang, serta jumlah peserta kurang lebih 500 orang yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi Universitas Semarang.

Kapolda mengucapkan terimakasih atas undangan yang diberikan kepadanya serta kepada mahasiswa dan mahasiswi yang antusias terhadap acara seminar ini. Beliau menyampaikan materi yang berisi tentang asal usul radikalisme hingga akibat dan penyebab serta cara penanggulangan jaringan radikalisme di kalangan zaman milenial ini. “Dalam acara ini saya menyampaikan dan memohon betul kepada adik-adik mahasiswa sekalian untuk menjaga toleransi, menjaga persatuan dan kesatuan demi menjaga ideologi bangsa kita dan menjaga utuh NKRI,” ucap Kapolda.

WhatsApp Image 2018-10-11 at 12.41.21 (2)

Kapolda juga menambahkan bahaya terorisme apabila tidak ada tindakan atau langkah- langkah pencegahan “Radikalisme merupakan bahaya terorisme apabila tidak ada tindakan atau langkah- langkah guna mencegah terjadinya penyebaran dahan tersebut maka negara ini akan hancur” terangnya.

Prof.DR.H. Muladi, S H pun menambahkan bahwa radikalisme dan terorisme adalah masalah yang harus ditangani serius oleh negara karena ancaman dapat merusak ideologi bangsa ini. “Untuk penangan teroris di indonesia saat ini merupakan tanggung jawab dari kepolisian sebagi pengemban fungsi keamanan dalam negeri dan penindakan hukum” tambahnya.

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password