Sebagai Bentuk Kepedulian, Kapolda Jatim Kirim Anggota Brimob dan Shabara ke Lokasi Gempa di Pulau Sapudi

WhatsApp Image 2018-10-12 at 06.40.33

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si langsung mengirimkan 50 anggota Brimob dan Shabara untuk di BKO (bawah kendali operasi) ke daerah terdampak gempa paling parah di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis(11/10/18).

Turut hadir mendampingi Kapolda Jatim saat melakukan kunjungan menuju Sumenep untuk meninjau lokasi terdampak gempa yaitu Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rahman langsung bertolak
Gempa yang berkekuatan 6,4 SR tersebut telah mengguncang Sumenep pada pukul 01.44 WIB dini hari tadi yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 12 orang luka-luka dan 2 orang luka berat.

Data dari BPBD Sumenep, korban gempa tersebar di Desa Prambanan, Jambuir, Karang Tengah, Kaloang, Pancor, dan Desa Nyamplong, Kecamatan Gayam. Selain itu juga ada di beberapa desa di Kecamatan Nonggunong Pulau Sepudi, serta beberapa wilayah di kecamatan daratan Sumenep.

Daerah terparah yang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut adalah Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Ratusan rumah rusak. Puluhan warga luka-luka, dan tiga warga meninggal akibat tertimpa reruntuhan rumah.

“Di Pulau Sapudi, meski terjadi gempa, tetapi kondisinya terpantau kondusif. Kami akan segera menyusun langkah secara cepat untuk memberikan penanganan optimal dan pemulihan kondisi pasca gempa. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, saat ini ditampung sementara untuk tinggal di rumah tetangganya,” ungkap Kapolda Jatim.

Adapun langkah pertama yang dilakukan oleh jajaran Forkopimda Plus Provinsi Jatim ini bertujuan untuk memberi rasa aman pada masyarakat korban gempa dengan menyiapkan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa dan tidak bisa lagi ditinggali.

Untuk diketahui, Kamis dini hari (11/10/2018) pukul 01.46 WIB, terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,3. Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Situbondo. Hasil monitoring BMKG, sempat terjadi lagi gempa susulan dengan magnitudo 3,4 pada pukul 02.30 WIB.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password