Polrestabes Surabaya Ungkap Peredaran 6 Kg Sabu Asal China, Pelaku Paman dan Keponakan

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Tim Opsnal Unit III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya mengamankan pelaku Amir Mukhlis (41), warga Sidoarjo yang kedapatan akan mengedarkan 6 Kg sabu asal China. Pelaku yang pernah 15 tahun mendekam dalam penjara karena kasus narkoba di Tahun 2004 ini rupanya belum jera. Kali ini pria berusia 41 tahun ini justru mengedarkan sabu asal China ke Indonesia bersama keponakannya sendiri, yaitu M. Mahid (19), asal Pasuruan.

“Dia paman (Amir Muklis) ini residivis 15 tahun dengan kasus yang sama,” ujar Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Drs. Lucky Hermawan di Polrestabes Surabaya, Rabu (10/10/18).

Setelah keluar dari tahanan, Pelaku kembali mengedarkan sabu-sabu yang diakuinya didapat dari seorang berinisial MN. Pengiriman barang tersebut dilakukan melalui kurir yang berganti-ganti orang melalui komunikasi via BBM, pelaku pun membayar sabu-sabu mereka secara tunai. Setelah membagi beberapa pocket sabu, Ia mengajak keponakannya bernama Mohammad Mahid (19) warga Pasuruan untuk menjadi kurir.

“Dia kurir. Misinya perintah. Dari setiap perintah tersebut ada imbalan Rp 10 juta dari peredaran narkoba ini,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.  di Polrestabes Surabaya.

Aktifitas kedua pria ini terbongkar setelah selama satu bulan tim Unit III Satres Narkoba Polrestabes Surabaya menyelidiki tempat persembunyian keduanya. Mereka ditangkap di kawasan perumahan Deltasari Sidoarjo saat akan mengirimkan 11 pocket sabu seberat 55 gram.

Barang tersebut dijual oleh pelaku seharga Rp 1 juta per gram. Kapolres mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan adanya keterlibatan Lembaga Permasyarakatan (Lapas).

“Masih kami selidiki (apakah ada keterlibatan),” pungkas Kapolretabes Surabaya.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password