Polisi Bentuk Tim Khusus Berantas Begal

Tribratanews.polri.go.id – Tegal. Dalam waktu dua hari, dua kasus begal sadis terjadi di Kota Tegal. Kasus terakhir terjadi pada siang kemarin dan menyebabkan seorang perempuan karyawan SPBU yang terluka karena sabetan parang.

Korban bernama Pipin Rima Intisari (37) merupakan karyawan SPBU Kramat, Kabupaten Tegal yang saat itu membawa uang yang akan disetor ke bank, Senin (1/10/18) siang.  Saat itu, korban berboncengan motor dengan teman sekantornya meluncur dari Kramat menuju BRI Kota Tegal. Kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan motor ke kiri menuju Jalan Perintis Kemerdekaan. Sedangkan korban segera dilarikan ke RS Teksin untuk mendapat pertolongan.

Sedangkan kasus sebelumnya, aksi begal menewaskan seorang pria yang mencoba menghadang pelaku. Korban tewas atas nama Ilyas Mustofa (58) warga Jalan Cucut Nomor 23 RT 04 RW 08 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Setiba di pertigaan lampu merah Pasar Anyar Jalan Martoloyo Kota Tegal, motor korban berhenti karena lampu merah. Dari arah belakang, tiba-tiba dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor menghampiri dan merebut tas berisi uang. Salah seorang pelaku menyabetkan parang ke tangan korban karena berusaha mempertahankan tasnya. Akibat aksi begal ini, korban kehilangan tas berisi uang Rp 10 juta dan sebuah ponsel.

Maraknya kasus pembegalan belakangan ini semakin membuat masyarakat resah. Karenanya, Kepolisian Resol Tegal Kota membentuk tim khusus untuk memburu begal bersenjata itu.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto, S.I.K., mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pengejaran dan memburuan pelaku-pelaku begal di wilayah hukumnya. Bahkan agar kasus itu segera terungkap, telah dibentuk tim khusus.

“Kita bentuk tim khusus untuk memburu pelaku. Tindakan yang dilakukan di antaranya tindakan preventif,” ujar Kapolres Tegal Kota.

Menurut Kapolres, tim akan melakukan peningkatan patroli selama dua jam di wilayahnya masing-masing. Operasi itu mulai dilaksanakan sejak, Minggu (30/9/18) lalu.

“Saya perintahkan kepada tim untuk menangkap begal. Jika terjadi perlawanan, ambil tindakan tegas dan terukur. Tembak di tempat kalau melakukan perlawanan,” tegas Kapolres.

Wali Kota Tegal Nursoleh mengatakan pihaknya merasa prihatin dengan adanya kejadian itu. Karenanya, dia menghimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

“Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk mengaktifkan kembali Siskamling,” ungkap Walikota Tegal.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password