Presiden Instruksikan Kapolri Tangkap Penyebar Hoaks Gempa dan Tsunami Sulteng

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo meminta kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberikan tindakan tegas kepada para penyebar berita bohong atau hoaks mengenai gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

 

“Jangan sampai muncul hoaks, berita tidak benar yang meresahkan masyarakat, tidak enak dan tidak elok,” kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

 

Presiden RI Ir. Joko Widodo menginstruksikan Kapolri untuk segera menangkap siapa pun yang mengambil kesempatan saat bencana seperti ini dan memanfaatkan keprihatinan ini untuk kepentingan dan meresahkan masyarakat.

 

Untuk saat ini, masyarakat diminta memantau berita resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengetahui informasi terkini soal gempa Palu. BNPB telah diberi kewenangan sebagai lembaga yang memberikan informasi soal perkembangan gempa di Sulteng. Pemerintah juga akan memperbaiki manajemen bencana berdasarkan pengalaman bencana gempa Lombok dan Palu. Dan diharapkan para apparat bisa lebih siap menghadapi bencana yang datang tiba-tiba.

 

Berita resmi akan kita dikeluarkan lewat pintu yang pasti, Pemerintahan telah menunjuk humas BNPB untuk jelaskan penjelasan akurat ke masyarakat sedangkan yang lain disesuaikan dengan pokok informasi yang disusun oleh badan resmi yang ditunjuk.

 

(fb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password