Polda Sumut Ringkus 7 Pelaku Pemerasan Toko Swalayan

Tribratanews.polri.go.id – Medan. Jajaran Polda Sumut meringkus tujuh pelaku pemerasan terhadap sejumlah swalayan di kota Medan.  Ketujuh tersangka diamankan berdasarkan sejumlah laporan yang diterima oleh Polda Sumut. Kemudian, Subdit III/Jatanras Polda Sumut membentuk tim dan dan melakukan penyelidikan. Hasilnya, tim yang dibentuk berhasil mengamankan para tersangka tengah melakukan pungutan liar (pungli).

 “Ya, benar ada tujuh orang kita amankan atas kasus pemerasan di beberapa Swalayan di wilayah Kota Medan,” ujar Kasubdit III/Jahtaranras Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak, S.H., M.H., Minggu (30/9/18).

 Masing masing ketujuh yang diamankan diantaranya, FGS (31), warga Jalan Camar V, Desa Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, JT (47), Warga Jalan Jamin Ginting Komplek Perumahan PT. Milala Desa Namo Bintang, Kec. Pancur Batu, Deliserdang, HMM (40), warga Jalan Ngumban Surbakti, Sedap Malam XII, Ir (32), warga Jalan Sei Blumai Hilir, Kec. Tanjung Morawa A, Deliserdang, RP (23), warga Jalan Ibnu Hutap Desa, Tanjung Morawa, Deliserdang, Ro (52), warga Jalan Sei Kapuas, Kel. Sunggal Kota Medan, dan JS (26), warga Jalan Sri Batang Hari, Kel. Sunggal Kota Medan.

 Adapun, masing-masing tersangka diamankan dari Swalayan Alfa Mart Garuda Raya, Percut Sei Tuan, Swalayan Alfa Mart Simpang Pemda, Setia Budi Medan, Rumah Makan Minang Sifah, Jalan Sei Bulumar Hilir, Tanjung Morawan dan Toko Setiker Mani, Jalan Sei Batang Hari, Medan.

 “Jadi modus para tersangka meminta uang kepada pihak took maupun swalayan dengan selembaran kwitansi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) secara paksa. Mereka meminta uang sebesar Rp300 ribu hingga Rp 800 ribu,” jelasnya.

 Kasubdit Jatanras menambahkan, tersangka dijerat dengan pasal 368 ayat 1 atau 355 ayat 1 KUHP dengam anacaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

 (my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password