Kapolri : Hindari Mobilisasi Provokatif

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Kapolri, Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., mengingatkan kepada semua pihak agar deklarasi kampanya damai diperbanyak. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan gangguan keamanan selama masa kampanye Pemilu 2019 berlangsung.

“Lakukan langkah pencegahan, misalnya, dengan membuat deklarasi damai sebanyak-banyaknya sampai ke desa-desa untuk menjadi ‘cooling system’, kebersamaan kita harus diangkat,” kata Kapolri.

Kapolri meminta kepada para peserta pemilu agar tidak memobilisasi massa yang bersifat provokatif selama kampanye.

Kapolri juga meminta peserta pemilu agar tidak menggunakan segala cara untuk menang, misalnya dengan menggunakan kampanye hitam. Karena Polri tidak akan tinggal diam terhadap pihak yang menggunakan kampanye hitam. Apabila memenuhi unsur pidana, maka pelaku akan diproses.

Langkah antisipasi yang dilakukan Kapolri adalah dengan melakukan “video conference” bersama pemangku kepentingan di daerah. Karena keberhasilan pemilu membutuhkan sinergitas semua elemen terkait.

23

“Meskipun ada periodenya nanti kampanye di lapangan yang melibatkan massa, tetapi kami imbau agar lebih baik menggunakan kempanye positif,” kata Kapolri.

Menurut Kapolri, setiap daerah memiliki titik kerawanan keamanan yang beragam. Hal itu disebabkan oleh karakteristik persoalan di setiap daerah berbeda-beda.

Oleh karena itu, setiap pihak yang terkait dengan pemilu 2019 perlu bersinergi antara satu sama lain dan merumuskan strategi dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama pemilu.

Kapolri menekankan Pemilu 2019 hanya berlangsung sebentar, sementara masyarakat Indonesia sebagai bangsa harus terus bersatu.

Mari wujudkan Pileg dan Pilpres 2019 Aman Damai dan Sejuk.

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password