Polda Riau Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus 2019

WhatsApp Image 2018-09-19 at 14.02.31

Tribratanews.polri.go.id – Pekanbaru. Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Drs. Widodo Eko Peihastopo MM pimpin apel gelar pasukan Mantap Brata Muara Takus tahun 2019, dalam rangka Persiapan Pengamanan Pemilu Tahun 2019 di halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (19/9/18).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Provinsi Riau, Danrem031/Wirabima, Kabinda Riau, Kajati Riau, Danlanud Roesmin Nurjadin, Ketua Banwaslu Provinsi Riau, Ketua KPU Provinsi Riau, Kepala BPBD Provinsi Riau, Kadishub Provinsi Riau, Kasatpol PP Provinsi Riau, Pejabat Utama Polda Riau serta para peserta apel personel TNI-Polri.

WhatsApp Image 2018-09-19 at 14.03.15

Dalam sambutannya, Kapolda Riau membacakan amanat dari Kapolri mengatakan bahwa dalam kacamata kamtibmas, peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan, diantaranya yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa, serta penyebaran hoax dan hate speech, yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Untuk itu Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantap Brata 2018”, yang dilaksanakan selama 397 hari, terhitung mulai tanggal 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019, di seluruh wilayah Indonesia dengan melibatkan 272.886 personel Polri.

“Operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi melalui penggelaran fungsi-fungsi kepolisian dalam bentuk Satuan Tugas Tingkat Pusat, Tingkat Daerah, dan Tingkat Polres,” lanjut Kapolda.

Dalam kesempatan apel ini, Kapolda Riau juga menekankan kepada seluruh peserta apel bahwa perkuat soliditas dan sinergitas TNI dan Polri guna mewujudkan Pemilu yang aman, lancar, dan damai. Selain itu dorongan dan dukungan dari KPU, Bawaslu, Caleg, Parpol dan masa pendukungnya, Pemda, media, tokoh masyarakat, serta pengawas Pemilu independen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Diakhir amanatnya Kapolda Riau menegaskan agar melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, baik terhadap dugaan tindak pidana Pemilu yang diselenggarakan melalui Sentra Gakkumdu, maupun potensi pelanggaran hukum lainnya, guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password