Kapolda Jatim Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Drs Luki Hermawan, MSi memimpin pemusnahan berbagai jenis barang bukti Narkoba hasil sitaan dari 15 kasus yang berhasil diungkap dengan 24 tersangka, di halaman kantor PJR Polda Jatim, Rabu(19/9/18).

WhatsApp Image 2018-09-19 at 13.26.12
Turut hadir dalam kegiatan pemusnahan tersebut Wakapolda Jatim Brigjen M. Iqbal, S.I.K.,M.H., Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Widodo Iryansyah, serta pejabat lintas sektoral, seperti BNNP Jatim, dan Bea Cukai.

Barang bukti yangh di musnahkan tersebut berasal dari pengungkapan kasus yang dilakukan jajaran Ditresnarkoba Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, Polres Malang Kota, Polres Mojokerto Kota, Polres Lamongan dan Polres Tuban. Total semua barang bukti yang dimusnahkan yaitu Ganja 29.194,01 gram, Sabu 13.648,39 gram, Ekstasi 98 butir, Pil Putih double L 158.049 butir dan Carnophen 1.448. Semua barang bukti yang dimusnahkan ditaksir senilai Rp. 28.066.328.500.

Pemusnahan BB Narkoba yang dilakukan Polda Jawa Timur beserta jajaran merupakan sebagai bentuk keseriusan petugas kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di masyarakat. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara memasukkan BB kedalam mesin Incinerator. Sebelum dimusnahkan, petugas Labfor Polda Jatim terlebih dahulu memeriksa kandungan zat yang ada didalam BB guna memastikan jenis Narkoba.

“Pada hari ini dilaksanakan pemusnahan BB narkoba hasil operasi rutin Polda Jatim dan jajaran, berbagai upaya telah dilakukan dalam pengungkapan kasus narkoba kategori besar yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Keberhasilan pengungkapan kasus narkoba ini dapat menyelamatkan lebih dari 939 ribu orang dari bahaya penyalahgunaan Narkoba. Untuk itu saya meminta dukungan dari segenap unsur untuk terus memberantas kejahatan ini, termasuk meminta keterlibatan TNI, para kiai, tokoh agama dan masyarakat luas.” ungkap Kapolda Jatim.

Maraknya peredaran narkoba meski pemberantasan kejahatan ini terus dilakukan, disinyalir bukan karena faktor komersial semata, melainkan tak lebih dari upaya menghancurkan bangsa Indonesia. Jika hal tersebut dibiarkan, pihaknya cemas akan terputusnya generasi bangsa di masa yang akan datang, dan tentunya akan berdampak pada kehancuran bangsa ini,” tambah Kapolda.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password