Polisi Buru Pelaku Penyebar Hoaks Via Whatsapp Dengan Modus Polisi Minta Uang Tebusan

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Belakangan ini banyak tersebar di group-group WhatsApp bahwa telah terjadi pemerasan yang dilakukan oleh oknum Polisi. Pemerasan tersebut menggunakan seorang wanita untuk menjebak seorang pria.

Dengan modus seorang wanita yang mengeluh ketinggalan dompet dan meminta bantuan kepada seorang pria agar memberi uang sebesar Rp 100.000. Setelah diberi uang, wanita tersebut memberikan 1 bungkus rokok. Setelah keluar dari cafe, tiba-tiba pria itu digrebek oleh beberapa polisi dan dipaksa untuk mengakui telah membeli narkoba dan ditahan.

Berita dalam pesan berantai Whatsapp tersebut berisi tudingan bahwa Polsek Kalideres telah meminta uang tebusan kepada pelaku narkotika bernisial A sebesar Rp 300 juta dalam penangkapannya di Mal Daan Mogot, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis (6/9).

“Kebetulan peristiwa (penangkapan) itu pas waktunya dengan penangkapan kami. Pada saat yang sama mengatakan, ada penangkapan di tempat kejadi perkara yang sama sesuai dengan isi berita (yang disebarkan di Whatsapp) itu,” ungkap Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Komisaris Polisi Pius Ponggeng.
21
Pesan yang tersebar itu adalah tidak benar / HOAKS. Kompol Pius menegaskan akan memburu pelaku penyebar berita palsu atau hoaks dalam pesan berantai tersebut.

Kompol Pius mengatakan pesan berantai yang dikirimkan melalui aplikasi Whatsapp telah merugikan pihaknya. “Berita yang kemarin benar-benar hoaks. Itu merugikan kami semua karena ditujukan ke Polsek Kalideres,” tegas Kompol Pius di Jakarta, Kamis (13/9).

Dan Kompol Pius menegaskan bahwa penangkapan pelaku oleh pihaknya tidak ada hubungan sama sekali terkait isi pesan berantai tersebut.

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password