Arahan Kapolda Maluku Kepada Anggota

Tribratanews.Polri.go.id. – Ambon. Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa untuk pertama kali memasuki Mapolda Maluku sejak dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol. Prof Dr Mohamad Tito Karnavian Ph.D, sebagai Kapolda Maluku. Selasa (11/9/18).

Kapolda dan Istri yang merupakan Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku disambut dengan pengalungan bunga oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus S.I.K, M.Si, MM, dan Istri serta Jajar Hormat dari para Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Maluku serta Pengurus Daerah Bhayangkari Menuju Mapolda Maluku.

Kapolda kemudian bertatap muka dengan seluruh PJU, para Kapolres Jajaran dan para Perwira Menengah (Pamen) Polda Maluku di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Maluku. Tatap muka diawali dengan sambutan dari Wakapolda Maluku yang dilanjutkan dengan memperkenalkan para PJU dan Kapolres Jajaran kepada Kapolda serta dilanjutkan dengan Laporan Situasi Polda Maluku yang dipaparkan oleh Direktur Sabhara Polda Maluku KBP Irwan Rahmaini. Dalam paparannya, Dir Sabhara melaporkan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Maluku saat ini dan sejumlah kasus menonjol yang terjadi.

Kapolda memberikan arahannya, meminta agar seluruh personel untuk menjaga budaya leluhur Maluku diantaranya Pela Gandong. Budaya yang sangat bagus ini jangan sampai dirusak oleh pihak ke tiga atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Selain itu Kapolda juga berharap agar dalam pelaksanaan tugas, selalu mengacu kepada kebijakan Kapolri yaitu Polisi yang Profesional, Moderen dan Terpercaya atau Promoter.

Kapolda turut memberikan penekanan kepada anggota untuk mendukung pembangunan Maluku di seluruh sektor, terutama sektor Pariwisata dimana Maluku memiliki Potensi wisata yang sangat besar. Untuk itu Polri harus menjaga kelestarian lingkungan agar tidak dirusaki oleh warga yang tidak bertanggung jawab. “Contohnya seperti bom ikan liar yang merusak terumbu karang, penambangan liar seperti mas dan batu sinabar yang merusak lingkungan,” jelasnya.

Kapolda menambahkan, Polri juga harus mampu menjadi pelopor untuk membangkitkan dan mencari talenta-talenta berbakat. “Membangun olah raga, contohnya bola kaki, bahwa di Maluku ada banyak talenta talenta terbaik desa Tulehu yang disebut kampung bola,” terangnya.

Kapolda mengatakan kepada anggota agar ketika bertugas dilapangan harus profesional serta menghindari tindakan tindakan yang berlebihan dan arogan. Beliau juga berharap Polri harus terus menjaga soliditas dengan TNI, “dan itu adalah harga mati karena TNI Polri adalah pilar utama dalam menjaga keutuhan NKRI. Setiap personel Polda Maluku juga diminta untuk menghindari berbagai tindakan yang berbau korupsi.

Sebagai mantan Kakor Lantas Polri, Kapolda juga menyinggung tentang pelayanan Lalu Lintas seperti pengaturan lalulintas dijalan raya, pelayanan Pariwisata, pelayanan lalu lintas kelautan, dan pelayanan Patroli Sabhara. Dimana pelayanan tersebut harus dijalankan semaksimal mungkin agar dapat melayani masyarakat dengan cepat. “Pelayanan Bhabinkamtibmas juga harus terus dikembangkan. Perbanyak giat preemtif, pergelaran kekuatan, deteksi dini yang tajam oleh jajaran intelejen, pasang mata dan telinga,” pintanya.

Kapolda juga menambahkan, untuk pemberdayaan harus diterapkan agar masyarakat dapat mengkonsumsi berita atau informasi tentang kinerja polisi yang baik. “Pembinaan rohani, tingkatkan ketaatan beribadah bagi yang beragama Islam ke Masjid, bagi yang beragama Kristen ke Gereja, beragama Hindu ke Pura dan yang beragama Budha ke Wihara,” imbuhnya.

Jenderal Bintang Dua tersebut juga meminta untuk meningkatkan kemampuan anggota atau personel. Diantaranya latihan berbicara atau berkomunikasi yang baik dengan masyarakat, dan menempatkan personel sesuai dengan kemampuan, “tidak ada yang pake istilah anak emas atau pilih kasih kepada personel,” tegasnya.

Mengenai Reward and Punishmant, Kapolda akan memberikan penghargaan kepada personel yang melakukan pengorbanan terhadap tugas di Polri maupun Bangsa dan Negara.

Diakhir arahannya, Kapolda juga mengajak seluruh jajarannya untuk menciptakan pemilu yang aman dan damai di wilayah Maluku. “Kita jadikan Polri yang Netral dan ciptakan kondisi yang mantap serta mari kita jadikan maluku yang aman, damai dan sejahtera,” pungkasnya.

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password