Polri Beri Arahan Polda Jajaran Terkait Ancaman Kamtibmas

Tribratanewspolri.go.id Jakarta. Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, mengatakan Polri akan mengantisipasi soal ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkait pelemahan rupiah terhadap dolar AS, misalnya kerusuhan.

“Ya, semua potensi (ancaman) pasti ada. Potensi itu akan kita kaji secara mendalam dan komprehensif. Apa bagian yang sangat rentan, yang sangat membahayakan. Akan kita awasi secara progresif,” ujar Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M,  di Mabes Polri, Selasa (04/09/18).

Karo Penmas Polri mengatakan akan mengantisipasi pula kemungkinan adanya dampak dari nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Jenderal bintang satu itu mengaku pihaknya telah memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Polda di Indonesia, guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk terjadi jika dilihat dari kondisi perekonomian nasional terkini.

”Arahan ke polda-polda untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, sudah. Mungkin kalau misalnya impact dari fluktuasi nilai tukar ada kenaikan harga-harga tertentu itu kita antisipasi dengan seksama,” tutupnya menambahkan.

Namun, Mantan Wakapolda Kalteng ini mengaku belum bisa mengungkapkan potensi kerawanan yang dapat terjadi kapanpun. Sebab, Polri masih memetakan segala jenis ancaman yang paling mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Diketahui, dolar yang hampir mendekati Rp15.000 membuat Bank Indonesia melakukan intervensi sebagai langkah menjaga stabilisasi nilai tukar, antara lain memborong Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder senilai Rp3 triliun.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus mengalami tekanan. Bahkan pagi tadi sempat menembus Rp 15.000, namun sore ini rupiah kembali bercokol diangka Rp 14.922. Situasi ini rentan menjadi pemicu gejolak di masyarakat seperti krisis moneter yang terjadi pada 1998 silam.

Penguatan itu dipicu faktor perdagangan global dan aksi jual berkelanjutan di negara-negara berkembang. Dengan demikian, kurs dolar terkonsolidasi mencapai tingkat tertinggi dalam sepekan terakhir serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipicu oleh defisit neraca perdagangan lantaran nilai ekspor lebih rendah dibanding impor.

(ym/sw/hy)

Admin Polri56599 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password