Bareskrim Polri Berhasil Ungkap 689 Perkara Kasus Narkotika, dan Amankan Belasan Ton dari Beberapa Jenis Narkotika

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Dari hasil laporan analisa dan evaluasi Direktorat Tinda Pidana Narkoba Bareskrim Polri, dapat disimpulkan bahwa peredaran narkotika yang ada di Indonesia masih menjadi permasalahan yang sangat serius. Terbukti dari hasil laporan mingguan di bulan Agustus, jajaran Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim telah mengungkap sebanyak 689 perkara.

“Dari ratusan perkara itu tim mengamankan 901 tersangka,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba, Brigjen Pol. Drs. Eko Daniyanto, M.M.

Dari ratusan kasus, Polri berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja sebanyak 13,38 ton dan 15.059 batang pohon ganja serta tiga hektare ladang ganja. 

Polri juga berhasil mengamankan beberapa jenis narkotika lainnya, seperti sabu sebanyak 58,72 kilogram. Kemudian, pil ekstasi sebanyak 5448 butir, pil jenis happyfive 20.011 butir dan jenis psikotropika 14.914 butir.

Tidak hanya itu, Penyidik juga berhasil  menyita tembakau gorilla sebanyak 42,63 gram dan 24 linting. Lalu kokain sebanyak 0,0038 gram. Selain narkotika, turut disita minuman keras berbagai jenis sebanyak 1460 botol dan 1361 liter.

Direktur Tindak Pidana Narkoba, Brigjen Pol. Drs. Eko Daniyanto, M.M., mengatakan bahwa, barang bukti sabu didominasi berasal dari Negara Penang, Malaysia, karena dilihat dari kemasannya. Dan narkotika jenis ekstasi kebanyakan berasal dari Belgia dengan modus diselipkan di alat pijat refleksi melalui paket.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password