Polisi Bekuk 8 Begal Sadis di Tasikmalaya

Tribratanews.polri.go.id – Tasikmalaya. Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, yang dipimpin oleh Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Maruf, S.H., S.I.K., telah menangkap 8 orang komplotan begal bertato yang meresahkan warga Tasikmalaya dan Priangan Timur selama ini. Kedelapan tersangka tersebut telah melakukan berbagai jenis kejahatan dengan kekerasan kepada para pengendara motor dan konter handphone di wilayah hukum Tasikmalaya.

Dari delapan pelaku yang ditangkap, lima di antaranya adalah anggota dari komunitas Brigez. Delapan tersangka yang ditangkap polisi diantaranya, TS (32), AH (24), GA (28), PP alias Fey (30), M (27), AH alias Sem (26), ZA (28), dan IM (22).

“Para tersangka ini dalam aksinya tak segan-segan melakukan kekerasan memakai senjata tajam kepada para korban-korbannya. Apalagi kejahatan kepada para pengendara motor baik di malam atau siang hari,” jelas Kapolres Tasikmalaya Kota saat konferensi pers di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Kamis (23/8/18).

Para pelaku pun selama ini telah meresahkan warga masyarakat karena banyak tindak kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku di jalanan. Semua pelaku pun memiliki tanda khusus tatto hampir disekujur tubuhnya.

“Alhamdulillah berhasil diringkus dalam waktu sepuluh hari. Mereka pelaku sangat keji dan terorganisir,” tambah Kapolres.

Modus para tersangka selama ini adalah melakukan kejahatan dengan cara bergerombol memakai motor dan langsung melukai korbannya yang sama-sama pengendara motor. Dalam aksinya, mereka selalu membawa senjata tajam golok dan sebilah besi untuk melumpuhkan korban. Setelah itu, para tersangka pun membawa kendaraan dan barang berharga korban sambil meninggalkan korban di jalanan.

“Perbuatan mereka sangat keji, mereka bergerombol pakai motor dan memepet korban untuk mencari tempat sepi, lalu dilumpuhkan dengan sajam (senjata tajam) atau sebilah besi,” ujarnya.

Para pelaku pun merupakan para pimpinan dan senior salah satu geng motor Brigez di Kabupaten Tasikmalaya. Bahkan, salah satunya yang sering melakukan kejahatan dan memimpin perampasan kepada pengendara motor adalah Panglima Perang Brigez Kabupaten Tasikmalaya.

“Mereka adalah sebagai senior dan pimpinan kelompok motor Brigez di Kabupaten Tasikmalaya. Malahan, salahsatunya mengaku sebagai panglima perang di kelompok motor tersebut,” kata Febri.

Para pelaku dijerat Pasal 365 juncto 64 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun. Para pelaku pun sekarang mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password