Inilah Sosok dan Prestasi Polisi yang Berani Menangkap Richard Muljadi Cucu Konglomerat Indonesia

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Polisi yang menangkap Richard Muljadi secara kebetulan ternyata seorang perwira menengah polisi berprestasi. Richard Muljadi adalah cucu konglomerat Kartini Muljadi yang memiliki kerajaan bisnis di Indonesia. Namun, Richard Muljadi kini mesti berurusan dengan hukum usai tertangkap basah sedang menggunakan kokain di sebuah toilet restoran di SCBD, Jakarta.

Polisi yang menangkap Richard Muljadi adalah salah satu polisi berprestasi di lingkungan Polri. Polisi itu bernama Komisaris Besar Herry Heryawan , S.I.K., M.H., Beliau mempunyai segudang prestasi ketika berdinas di Polda Metro Jaya.  Bahkan saat ditugaskan menjadi Kapolres Depok, Kombes Herry Heryawan tergabung dalam Satgas Narkoba dan mengungkap kasus 1 ton sabu.

Dari pengungkapan kasus 1 ton sabu Kombes Herry Heryawan, S.I.K., M.H.,  diberikan mendapat ticket holder untuk Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri. Mantan Kapolres Depok itu kini sudah menyelesaikan Sespimti. Artinya ia hanya tinggal menunggu waktu untuk naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal

Kombes Herry Heryawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996, lalu pada tahun 2010 menjabat Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) Anti Teror di Polda Kepulauan Riau.
Saat itulah lelaki yang lahir di Ambon, Maluku, 23 Februari 1972 diberi kepercayaan oleh pimpinan Polri untuk ikut dalam operasi pemberantasan terorisme, salah satunya ketika menangkap Abu Bakar Ba’asyir di wilayah Banjar, Jawa Barat.

ym1

Ricahard Muljadi diketahui tertangkap basah sedang menghisap kokain oleh  seorang Perwira  Menengah Polisi pengungkap sabu 1 ton. Richard Muljadi ditangkap di sebuah restoran di SCBB, Rabu (22/8/2018) dini hari sekitar pukul 01.00. Perwira menengah  Polisi yang meringkusnya adalah Kombes Herry Heryawan, S.I.K., M.H.,   yang sudah malang melintang menangani kasus kriminal dan Narkoba besar.

Bahkan mantan Wadir Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga sudah kerap menangani kasus-kasus terkait preman-preman besar ibukota, seperti John Kei.

Foto-foto penangkapannya diunggah di akun Instagram wristbusters. Salah satu foto yang diunggah adalah saat Richard memegang hasil tes urine-nya yang menunjukkan positif kokain. Di berkas hasil tes urine yang dipegangnya tertulis jelas nama Richard Muljadi. Berkas itu menunjukkan urine Richard positif mengandung benzodiazepin dan cocain.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, membenarkan penangkapan Richard.”Iya betul, ditangkapnya dini hari tadi,” ujar Kombes Argo Yuwono , Rabu (22/8/2018).

Penangkapan itu terjadi secara kebetulan oleh Kombes Herry Heryawan, S.I.K., M.H.

Malam itu Perwira Menengah Polri Kombes Herry Heryawan sedang berkunjung ke restoran di mal di kawasan SCBD, Jaksel, bersama rekan-rekannya. Beliau yang akrab disapa Herrimen kemudian menggunakan toilet restoran tersebut.
Di saat bersamaan, rupanya ada pemuda di dalam toilet yang sedang mengisap kokain.”Iya saya spontan saja,” Ujarnya.

Sebagai mantan Kasat Narkoba, Komisaris Besar Herry Heryawan, S.I.K., M.H.,  cepat sadar ada aktivitas janggal Richard di dalam toilet itu. Sebagai anggota polisi, naluri pengungkap 1 ton sabu ini pun langsung mengecek aktivitas Richard. Hasilnya ternyata ada sisa kokain yang ditemukan Herrimen di dalam toilet tersebut.

Perwira menengah berpangkat melati tiga tersebut langsung mengamankan Richard saat itu dan meminta bantuan anggota Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan selanjutnya diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Barang bukti yang disita dari Richard adalah iPhone X yang di atas layarnya terdapat sisa kokain dan juga uang 5 Dollar Singapura yang juga di atasnya terdapat sisa kokain.

(ym/sw/hy)

Admin Polri54510 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password