Apa itu ‘Perisakan’, Ini Penjelasan Polwan di SMAN 4 Jogja

Perisakan

Tribratanews.polri.go.id -PoldaDIY, bullying atau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang artinya perisakan adalah ketika seseorang atau sejumlah orang dengan kekuasaan yang lebih besar berulang kali dan dengan sengaja melukai atau menyakiti seseorang atau kelompok orang lain yang merasa tidak berdaya untuk meresponnya.

“Sedangkan unsur-unsur dalam perisakan yaitu ketidakseimbangan kekuatan. Misalnya pelaku ialah orang yang lebih tua lebih besar lebih kuat lebih Mahir secara verbal lebih tinggi secara status sosial atau berasal dari ras yang berbeda,” kata AKBP Muharromah Fajarini, S.H., S.I.K., dalam Pembinaan Penyuluhan (Binluh) Polwan Sahabat Remaja dalam rangka Pembinaan Tradisi Polwan Ke 70 Th 2018 kepada Siswa siswi Kelas X SMA N 4 Yogyakarta, senin (20/8/2018).

WhatsApp Image 2018-08-20 at 14.51.27

Menurut AKBP Fajarini, perisakan fisik berupa tindakan memukul menendang mencubit mendorong merusak barang si korban atau membuat gerakan tangan yang kejam atau mengancam.
“Sedangkan periksakan verbal diantaranya berupa tindakan memberi nama ejekan, menghina, mengejek mengintimidasi, homofobia, pernyataan rasis, mengancam atau melecehkan dengan kata-kata,” sambungnya yang sehari hari menjabat Kasubdit Kerma (Kerjasama) Dit Binmas Polda DIY.

Menurut AKBP Fajarini diharapkan budaya anti kekerasan di sekolahan dapat dilakukan dengan melalui rumusan ekspektasi perilaku di sekolah yang jelas dan konkret.

“Konsekuensi dapat diprediksi dan berjenjang terhadap perilaku agresif daripada konsekuensi yang unik untuk setiap siswa dan setiap situasi. Dan pertahankan nada emosional yang positif antara orang dewasa dan anak serta hindari memperlakukan siswa dengan kemarahan dan frustasi,” harapnya.

(Ap/Sw/Hr)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password