Polisi : Tidak Ada Unsur Pidana Pada Pawai Anak TK Bercadar dan Bersenjata di Probolinggo

Tribratanews.polri.go.id – Probolinggo. Polisi menyatakan tidak menemukan unsur pidana terkait penggunaan pakaian serba hitan dengan hijab bercadar dan replika senjata api yang dibawa oleh anak-anak TK Kartika V-69 saat Pawai dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Probolinggo, Jawa Timur pada Sabtu (18/8).

12
Sebelumnya pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan dari pihak terkait mengenai pawai karnaval anak TK Kartika V-69 Probolinggo. Namun pihak kepolisian tidak menemukan adanya pelanggaran hukum maupun perbuatan pidana dalam kasus tersebut.

“Tidak ada kesengajaan dan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum,” ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P, berkunjung ke Kota Probolinggo, Jawa Timur, untuk mencari tahu kebenaran video tersebut.

“Peristiwa karnaval itu sebenarnya tidak ada yang luar biasa. Hanya di video dipotong, anak-anak ditunjukkan wajahnya ditutup dan bawa senjata. Padahal kejadian aslinya tidak seperti itu,” ujar Mendikbud usai rapat terbatas yang diselenggarakan di Polres Kota Probolinggo.

Setelah meminta klarifikasi dari semua pihak, Mendikbud ingin meluruskan kejadian ini. Bahwa sebenarnya ada banner dari TK, ada bendera merah putih dan ka’bah yang merupakan lambang umat islam dengan tema ‘Bersama Perjuangan Rosulullah Kita Tingkatkan Keimanan dan Keimanan kepada Allah SWT’.

Terlepas dari itu, tambah Mendikbud, kejadian ini diharapkan menjadi pembelajaran bersama agar kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini. Pengawasan dan perhatian orang tua, keluarga dan pihak sekolah untuk urusan pendidikan anak-anak wajib hukumnya untuk dilakukan.

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password