Polda Kep. Babel bersama BPOM Ungkap Peredaran Obat dan Kosmetik Illegal

Tribratanews.polri.go.id – Bidhumas Polda Kep. Bangka Belitung.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Drs. Anton Wahono dengan didampingi Kepala BPOM Babel Ibu Rosi, Wakapolda Kombes Pol Drs. Istiono, Dirreskrimsus Kombes Pol Mukti Juharsa SIK dan Kabidhumas AKBP Abdul Mun’im telah melaksanakan Konferensi Pers di Rupattama Polda Kep. Bangka Belitung hari Selasa (24/1/2017) pukul 09.00 wib terkait kasus dugaan Mengedarkan Sediaan Farmasi berupa obat dan kosmetik yang tidak memiliki ijin edar sebagaimana dimaksud unsur Pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau dugaan melakukan praktek kefarmasian tanpa memiliki keahlian dan kewenangan sebagaimana dimaksud dalam unsur Pasal 198 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yang terjadi di Pasar Pasar Malam di wilayah Petaling Kab. Bangka dan tempat tempat lainnya tanggal 18 Januari 2017 yang disangka dilakukan oleh Tersangka berinisial Kr als Rn bin Nasri beralamat di Jl. Air Nangka Desa Kace Timur Kabupaten Bangka.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Drs. Anton Wahono dihadapan awak media selasa (24/1/2017) mengatakan bahwa Tersangka berinisial Kr als Rn bin Nasri disidik oleh Penyidik Subdit 1 Dit Reskrimsus berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B-45/ I/ 2017/BABEL/ SPKT tanggal 18 Januari 2017 atas nama Pelapor berinisial ISW selaku PPNS BPOM Prov. Kep. Babel, dan barang bukti yang berhasil disita dari Tsk Kr als Rn bin Nasri yaitu berupa :
1) Kosmetik diduga mengandung bahan kimia berbahaya atau tidak memiliki ijin edar sebanyak 47 ITEM dengan Total 2.212 pcs;
2) Obat obat keras yang diedarkan tanpa keahlian sebanyak 52 ITEM dengan Total 10.032 Pcs;
3) Obat obat tradisional dan jamu tidal memiliki ijin edar dan mengandung bahan kimia sebanyak 54 ITEM dengan Total 3.465 Pcs.

Tersangka Kr als Rn telah disangka melanggar Pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan yang ancaman hukuman pidananya paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000 (satu milyar lima ratus juta rupiah) dan atau Pasal 198 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana denda paling banyak Rp 100.000.000 (Seratus juta rupiah), ujar Kapolda.

Kapolda juga mengatakan tentang kronologis kejadian tersebut sebagai berikut :
* Hari Rabu (18/1/2017) pukul 15.30 Wib sesuai informasi yang diperoleh tentang adanya peredaran obat tradisional, jamu dan obat keras serta kosmetik yang diduga mengandung bahan kimia dan tidak memiliki iiin edar atau tanpa keahlian yang diduga dilakukan oleh Kr als Rn;
* Sesuai info tersebut, lalu petugas dari Subdit I Ditteskrimsus dibawah Pimpinan Kasubdit I Akbp Rully SIK melakukan lidik secara intensif dan akhir nya mengamankan Tersangka berinisial Kr als Rn dan melakukan penggeledahan di rumah Tsk Kr yang beralamat di Jl. Air Nangka Desa Kace Timur Kab. Bangka, lalu menyita barang bukti berbagai jenis obat, jamu dan kosmetik illegal yang disimpan di rumah tersangka dan dalam mobil box Mitsubishi Colt T yang terparkir di halaman rumah Tsk Kr. Selanjutnya Tsk Kr dan berbagai jenis barang bukti diamankan di Mako Ditreskrimsus polda Kep. Babel guna proses penyidikan lehih lanjut.
* Setelah Penyidik memeriksa Pelapor dan Para Saksi serta Ahli dari BPOM Prov. Kep. Babel dan Ahli Dinas Kesehatan Prov. Kep. Babel, lalu menetapkan Kr sebagai Tersangka, dan akhirnya Tsk Kr ditangkap dan diperiksa Penyidik. Setelah diperoleh 2 alat bukti minimal, Tsk Kr ditahan di Rutan Polda Kep. Babel.

Kepala BPOM Babel Ibu Rosi dalam konfwrensi Pers mengatakan bahwa obat dan kosmetik yang tanpa ijin edar ini ada yang mengandung merkuri yang dapat menyebabkan penyakit kulit dan kanker.

Diakhir Konferensi pers, Kapolda menghimbau kepada masyarakat bangka belitung untuk membeli obat dan kosmetik di Apotik apotik resmi. Jangan membeli obat di Pasaran yng belum jelas meskipun dengan harga murah.
20170124_092756-200x200

20170124_092806-200x200

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password