Judi di Kalsel : Dua Pelaku Judi Togel di Desa Babai Ditangkap Polisi

2f6d008b-05b2-4bb5-8200-cbacf951c358

Tribratanews.polri.go.id – Polres Hulu Sungai Tengah, Upaya untuk memberantas perjudian di wilayah kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus dilakukan oleh Polres HST beserta Jajarannya dengan menindak para pelaku perjudian. Kali ini giat dari Unit Buser Polres HST melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku judi togel online, Senin (6/8/2018) sekitar jam 17.00 Wita.

“Ini merupakan salah satu upaya dari Polres HST untuk memberantas perjudian dengan melakukan giat penangkapan terhadap para pelaku judi togel” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku berinisial SF (28) warga Desa Babai Rt. 002 Rw. 001 Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah dan FT (40) warga Desa Ayuang Rt. 006 Rw. 003 Desa Ayuang Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah. Penangkapan pelaku berawal pada saat petugas dari Polres HST mendapatkan informasi masyarakat bahwa di Desa Babai ada praktek perjudian.

“Warga mengeluhkan adanya judi togel di Desa Babai, makanya petugas segera melakukan penyelidikan didaerah tersebut” jelas Sabana Atmojo.

2f6d008b-05b2-4bb5-8200-cbacf951c356

Menanggapi laporan dari masyarakat tersebut, Unit Buser Polres HST segera melakukan penyelidikan di sekitar Desa Babai. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku SF yang saat itu sedang berada di pinggir jalan umum Desa Babai Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 186.000,- (seratus delapan puluh enam ribu rupiah) dan 1 (satu) buah handphone merk Nokia warna hitam yang berisi rekap nomor togel. Setelah diinterogasi oleh petugas, SF mengaku bahwa telah membeli togel online tersebut dari pelaku FT.

2f6d008b-05b2-4bb5-8200-cbacf951c357

Berbekal pengakuan dari SF, petugas segera melakukan pencarian dan penangkap terhadap pelaku FT yang saat itu sedang berada dirumahnya. Kemudian petugas melakukan penggeledahan didalam dan berhasil menemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah kartu ATM BRI, 1 (satu) buah Buku Tabungan BRI Simpedes dan 1 (satu) buah handphone merk Nokia warna Hitam. Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres HST guna proses sesuai hukum yang berlaku.

“Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah handphone, satu buah kartu ATM BRI beserta buku tabungannya dan uang tunai sebesar seratus delapan puluh enam ribu rupiah.” lanjut Kapolres HST.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 303 Jo 303 Bis KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara” tegas Kapolres Sabana Atmojo.

Penulis    : Muhammad Husaini
Editor      : Heru
Publish    : Guntur Wahyudi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password