Ungkapan Kegembiraan Anak Buruh Serabutan yang Lolos Seleksi Bintara Polri

WhatsApp Image 2018-08-07 at 16.36.04

Tribratanews.polri.go.id, Polda Jambi – Dibalik wajah bahagia dari 122 orang siswa yang akan mengikuti pendidikan selama 7 bulan ke depan. Salah seorang siswa yang lolos seleksi untuk mengikuti pendidikan adalah Ardiansyah (20), asal pengiriman Polresta Jambi bertutur sangat bahagia.

Sebagai anak buruh serabutan, Ardiansyah mengaku sangat senang bisa lolos seleksi penerimaan Bintara Polri. Apalagi ia pernah dua kali gagal saat mengikuti seleksi.

“Saya tiga kali ikut seleksi, baru pada kesempatan terakhir ini lulus,” ujar Ardiansyah saat ditemui di SPN Polda Jambi.

Ardiansyah juga menegaskan jika ia mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri tanpa dipungut biaya. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Jambi dan seluruh panitia, yang telah melaksanakan proses seleksi secara bersih, transparan, akuntable, dan humanis (BETAH).

“Masuk polisi memang kemauan saya sendiri. Saya ingin membanggakan orang tua yang hanya buruh serabutan,” pungkasnya.

Ardiansyah bukan satu-satunya anak buruh yang lulus seleksi calon Binatara Polri dan saat ini mengikuti pendidikan di SPN Polda Jambi. Ada juga Irwanto (19) dan Diki Ahmad (18), asal pengiriman Polresta Jambi.

Saat dikonfirmasi Irwanto juga mengatakan dirinya lulus murni, tanpa membayar sepeser pun. Ditegaskan Irwanto, sepanjang mengikuti proses seleksi ia tidak dipungut biaya.

Irwanto juga mengatakan jika ia memang bercita-cita menjadi polisi. Khususnya Polisi Lalu Lintas (Polantas).

“Saya ingin jadi Polantas,” sebut Irmanto, yang mengaku jika ayahnya hanya seorang buruh bangunan.

Hal senada juga disampaikan Diki Ahmad. Ia juga mengaku tidak dipungut biaya saat mengikuti seleksi calon Bintara Polri. “Tes pertama langsung lulus,” kata Diki.

Dengan menjadi Polisi, Diki mengaku ingin membahagiakan orang tuanya. “Saya ingin membahagiakan orang tua, dan juga melayani masyarakat,” ujarnya.

Satu lagi anak seorang buruh yang lolos seleksi adalah Dedy Yonesa (18), asal pengiriman Polres Tebo. Dedy mengaku lolos pada kesempatan pertama mengikuti seleksi, dan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun.

Namun berbeda dengan siswa lainnya, saat pembukaan pendidikan dan pembentukan Brigadir Polri di SPN Polda Jambi, Dedy tidak didampingi oleh orang tuanya.

“Jauh. Lagian ayah saya juga sedang sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis AS, MH saat dikonfirmasi mengatakan, dengan adanya anak buruh yang lolos menunjukkan dalam proses seleksi penerimaan siapa saja memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi anggota Polri.  (Lilik, Heru, Alam)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password