Tiga Pengedar Narkoba Jaringan Jawa-Bali Ditangkap di Depan Kantor Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Denpasar. Polisi menangkap tiga pengedar narkoba jaringan Jawa-Bali. Tiga bandar narkoba yang hendak menyelundup narkoba ke Bali, ditangkap oleh Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Bali dan Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC), pada Selasa (31/7/18) dini hari. Penangkapan tersebut terjadi di depan Polsek Negara di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk dengan barang bukti kurang lebih 1 Kg sabu.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Widjaja menjelaskan, para pelaku ditangkap saat melintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya depan Polsek Negara, Jembrana, Selasa (31/7) sekitar pukul 00.30 WITA. Ketiga pelaku yang ditangkap, yakni Ali Wafa alias Franky (28), Mohammad Rahman (30) dan Fathorrahman (35) yang diamankan. Saat ini, sindikat narkoba itu masih menjalani pemeriksaan penyidik Ditresnarkoba Polda Bali.

“Tiga pelaku narkoba masih diperiksa,” ujar Kabid Humas Polda Bali.

Menurut Kabid Humas tersebut, identitas tiga bandar narkoba itu sudah dikantongi saat melintas mengendarai mobil Honda Jazz hitam DK1243 DU di Pelabuhan Gilimanuk. Polisi kemudian mengejar dan menangkapnya di depan Polsek Negara.

“Sopirnya tersangka, Fathorrahman. Setelah digeledah ditemukan 1 Kg sabu dalam dua paket plastik klip besar disimpan di sarung pembungkus jok mobil yang diakui milik Franky,” Ujar Kombes Pol. Hengky.

Kepada polisi, tersangka Franky mengaku sabu didapat dari AE asal Jakarta. Kemudian polisi menggeledah rumah Franky di Jalan Glogor Indah IB nomor 20, Denpasar Selatan dan kembali mengamankan sabu di dalam lemari sebanyak 11 paket seberat 4,92 gram.

“Di TKP pertama, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 1001 gram. Kemudian, di TKP kedua (rumah Franky), polisi menyita barang bukti sabu seberat 4,92 gram,” paparnya.

01 Agustus (4).jpg

Setelah itu, polisi kembali bergerak dan menggeledah sebuah rumah kos di Jalan Pulau Yoni, Gg Perumahan Pemogan Indah No.10, Denpasar Selatan, yang merupakan tempat tinggal tersangka Fathorrahman. Di kamar nomor 4, kembali ditemukan sejumlah barang bukti. Di dalam kotak warna coklat terdapat satu buah kresek yang di dalamnya berisi 14 bendel plastik bening, 2 buah korek api, 1 buah pipet kaca, 2 buah sendok pipet dan 1 buah isolasi bening. Polisi juga mendapatkan satu buah plastik klip bening yang di dalamnya berisi sabu sebanyak 7 paket yang sudah dilakban warna kuning dengan berat keseluruhan 7,76 gram.

Kemudian dari tas kompek warna hitam, polisi menemukan satu buah plastik klip bening di dalamnya terdapat 7 paket sabu dilakban warna merah dengan berat keseluruhan 6,42 gram. Tak hanya itu, saat memeriksa tas berwarna hitam, menemukan satu pucuk senjata api (senpi) berwarna silver jenis Cis Revolver, satu pucuk senpi berbentuk pulpen, enam butir amunisi dan satu buah timbangan.

Hengky menambahkan, saat ini polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Termasuk kegunaan barang bukti, apakah pelaku menggunakan atau mengedarkan narkoba tersebut.

“Saat ini para pelaku dan barang bukti sudah dibawa dan diamankan di kantor Ditres Narkoba Polda Bali untuk diperiksa dan diproses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

(my/sw/hy)

Admin Polri56598 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password