Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 1,4 Ton Ganja dari Aceh

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkoba jenis ganja seberat 1.434 kilogram di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7). Jaringan narkoba ini merupakan jaringan Aceh-Jakarta-Bogor.

Polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka yang dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 115 ayat 2 sub Pasal 111 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Purwadi Arianto mengatakan, ganja dengan berat lebih dari 1.4 ton tersebut diselundupkan di dalam truk bermuatan limbah ikan asin.  “Jadi paket-paket ganja itu dikemas kemudian dimasukkan di dasar truk fuso dan ditumpuk dengan limbah ikan asin yang berbau busuk,” ujar Wakapolda.

Jenderal Bintang Satu tersebut menerangkan bau busuk dari limbah ikan asin sengaja digunakan untuk menyamarkan bau ganja. Dengan demikian, dapat mengelabuhi petugas dan mengganggu kepekaan penciuman anjing pelacak.

Penyelundupan ganja ini dikendalikan narapidana kasus narkoba dari LP Gintung Cirebon dan LP Lampung. “Saat ini kami masih mengejar satu tersangka lagi dan masih terus mengembangkan kasus ini,” tutupnya.

(er/sw/hr)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password