Kapolda DIY Apresiasi Bikers Subuhan Sebagai Kegiatan yang Positif

IMG-20180729-WA0012

Tribratabews.polri.go.id -PoldaDIY, Kapolda menghadiri acara milad 1 tahun Bikers Subuhan Yogjakarta di masjid Al Furqon, Nitikan Baru, Yogyakarta.(29/7/2018)

Berdiri sejak tanggal 29 Juli tahun lalu, alhamdulillah memiliki ratusan jamaah aktif. Tidak hanya touring dan sholat subuh saja, kegiatan bakti sosial dan bersih-bersih dari masjid satu ke masjid yang lain.

IMG-20180729-WA0002Hadir pula Gus Miftah, Dirintel Polda DIY, Kapolresta, disambut dengan baik oleh ketua takmir Bpk Fahmi Muqodas pengurus majid Al Furqon.

Dalam sambutannya Tito Romadhoni selaku ketua bikers subuhan menyampaikan terimakasih atas dukungan dari berbagai pihak, dan permintaan maaf bila dalam pelaksanaan maupu selama berkendara di jalan ada yang terganggu hal ini selalu menjadi untuk dikoreksi untuk kebaikan kedepannya.

“Generasi muda islam bikers yang berupaya untuk berjamaah subuh guna memakmurkan masjid. Tak hanya bikers sububan Jogja, turut bergabung pula bikers subuhan dari jawa tengah dan jawa barat.”imbuhnya.

Selaku takmir masjid Bpk. Fahmi Muqodas menyambut baik kegiatan pemuda yang sangat positif ini. Merasa bersyukur bisa menyambut baik para jamaah sholat subuh yang begitu banyaknya, semoga menjadi berkah dan tetap istiqomah.

Kesempatan itu juga Kapolda menyampaikan sambutannya bahwa didunia ini banyak orang kehilangan nyawa adalah karena kecelakaan. Kecelakaan sendiri didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak mengemudi dengan baik dan benar.

Kapolda sangat mengapresiasi bikers subuhan, mengingat kegiatan pemuda ini menjadikan nilai positif tentang pengendara motor di jalan.
IMG-20180729-WA0007

IMG-20180729-WA0014“Melalui bikers subuhan ini kita gelorakan hal hal positif, berdisiplin diri baik berlalulintas maupun dalam kesehariannya. Selamat milad yg pertama untuk bikers subuhan, semoga kedepannya semakin baik dan bermanfaat.”imbuh Kapolda mengakhiri sambutannya.

Disampaikannya ceramah singkat oleh Gus Miftah bahwa sholat yang paling berat bagi orang munafik adalah sholat isyak dan subuh. Dilaksanakannya kegiatan sholat subuh berjamaah dimasjid di setiap hari sabtu, hal ini sebetulnya sebagai sarana belajar agar bisa ditertibkan sholat subuh di masjid tempat tinggalnya.

Berniat mencari rahmatnya Allah, diniatkan dalam segala apa yang dikerjakan dalam kehidupannya. Karena kita tidak tahu kelak akan mati khusnul khotimah atau su’ul khotimah, hanya Allah yang tahu, begitu juga dengan surga-Nya.

“Berbuat baik itu harus dibiasakan, karena yang tidak dibiasakan akan terasa berat. Karena seseorang itu akan dimatikan sesuai kebiasaannya.”pungkas Gus Miftah dilanjutkan dengan doa bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan Al Quran oleh Kapolda DIY.

 

 

(jay,sw,hr)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password