Polres Semarang Gelar Seminar Akbar Anti Narkoba

Tribratanews.Polri.go.id.Semarang. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke 72 Polres Semarang menggelar seminar Seminar Akbar Anti Narkoba di Aula IPHI Kabupaten Semarang di Ungaran, Rabu (25/7/18).

Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah, pengawas, dan guru SMA dan SMP sederajat se-Kabupaten Semarang. Tujuannya, menurut Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho, SIK. MH tidak lain untuk menumbuhkan kepedulian tentang bahaya narkoba sejak dini. “Pesertanya kita pilih unsur pendidikan, menyusul pencegahan narkoba bisa dilakukan dari keluarga, sekolah, disamping melibatkan pemuka agama,” ucap Kapolres Semarang.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Jamaluddin Ma’ruf mengatakan, korban narkoba memang harus dijerat hukum bukan serta-merta langsung direhabilitasi. Adapun rehabilitasi bisa dilakukan apabila, ada seseorang yang sukarela melaporkan diri telah menggunakan narkoba. Kemudian jika ada seseorang yang dilaporkan orang tuanya kepada institusi penerima wajib lapor untuk diberikan rehabilitasi jika kecanduan narkoba. “Jika memenuhi dua unsur tadi, maka yang bersangkutan tidak akan diproses hukum,” katanya.

Berbeda dengan rehabilitasi yang sifatnya pemaksaan, pengecualian itu diterapkan jika ada warga yang dites urine dan hasilnya positif narkoba ketika razia di tempat hiburan. “Kalau kasus tersebut, proses hukum tetap jalan. Dalam perjalannya, nanti ada asesmen terpadu bagi pecandu narkoba,” imbuhnya.

Narkotika di Indonesia harus diiringi dengan keseimbangan antara pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi. Masyarakat yang belum terpapar narkotika harus dicegah agar tidak terpapar melalui edukasi berkelanjutan. “Narkoba yang beredar harus diberantas, termasuk bandar-bandarnya perlu diberi hukuman yang tegas,” tandasnya.

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password