Kapolda Kalbar: 182 Desa dari 2.130 Desa di Kalbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Tribratanews.polri.go.id – Provinsi Kalimantan Barat siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dari 2.130-an desa di Kalimantan Barat, lebih 182 desa rawan Karhutla. Dua hari lalu, kepolisian menangkap 2 pembakar lahan yang menghanguskan sekitar 6 hektare.

“Di Kalimantan Barat, kami bersama BPBD Kalbar, sudah memetakan rawan Karhutla. Di Kalbar ada 2.130 desa, di mana 182 desa yang berpotensi terjadinya Karhutla,” kata Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Drs Didi Haryono di ruang Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat di Pontianak, Senin (23/7).

Dalam kesempatan itu, hadir juga Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, yang sedang melakukan kunjungan kerja terkait penanganan Karhutla.

DEEF1A39-91C1-492B-8345-95D086C574BDDidi menerangkan, dari 182 desa itu juga, telah dipetakan areal lahan gambut dan juga areal tanah rapat. 

“Daerah-daerah itu, harus kami pantau terus karena tingkat kerawanan terjadinya Karhutla sangat tinggi,” ujar Didi.

“Sudah Kami perintahkan seluruh jajarannya  Polda Kalbar untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak tegas kasus kebakaran hutan dan lahan di setiap daerah di Prov. Kalimantan Barat, “tegas Didi Haryono

Didi memastikan, kepolisian tegas terhadap pelaku pembakar lahan di Kalimantan Barat. Dua hari lalu misalnya, dua pelaku pembakar lahan di Pontianak Utara dan Kubu Raya, ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

C649EC51-17E4-4BB4-89A8-CE953CA3ECE6“Kami koordinasikan bersama Kejati Kalbar. Satu pelaku TKP-nya di Pontianak Utara. Dan satu lagi di Kubu Raya,” sebut Didi.

“Satu pelaku diupah membuka lahan dengan membakar. Ternyata setelah dibakar, apinya melebar dan hampir habis 4 hektare di Pontianak Utara. Yang di Kubu Raya, habis 2 hektare,” tambahnya.

Penangkapan kedua pelaku, menurut Didi, dilakukan bersama dengan masyarakat. 

“Tersangkanya dapat, bersama dengan bantuan masyarakat kita lakukan penangkapan. Kita proses hukum dan dua-duanya kita tahan di Polresta (Polresta Pontianak),” terang Didi.

39556A19-4E28-45CA-B915-E98685732307Di sisi lain, Didi berharap para pelaku pembakar lahan, mendapatkan efek jera. “Kita koordinasi dengan Kejaksaan, supaya disanksi tegas. Coba aturan 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar itu diterapkan,” tegas Didi.

Selain itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan dalam mengelola lahan pertaniannya, begitu juga sektor swasta pengelola perkebunan untuk lebih pro’aktif mengantisipasi karhutla fimidim kemaraubini. 

beberapa hari lalu sudah ada langkah-langkah antisipasi untuk kesiapan menghadapi karhutla, melalui kegiatan simulasi cara penanganan pemadaman api dengan benar, seperti simulasi karhutla yang dilakukan perkebunan PT. Mitra Aneka Rezeki kubu raya pada hari Sabtu kemarin (21/7/2018) di kecamatan teluk pakedai.

52A6F04F-7B16-4692-9B24-CC06E81D7EAFdan juga kegiatan apel siaga terpadu pencegahan karhutla oleh PT Agrolestari Mandiri di kecamatan nanga tayap dan PT. Cipta Usaha Sejati Desa Matan Jaya Kec. Simpang Hilir Kab.Kayong Utara serta PT. Jalin Vaneo di desa matan jaya, pada hari  Minggu (22/7/2018) yang melibatkan langsung tim manggala agni, security internal dan masyarakat desa mitra binaan disekitar perusahaan serta aparatur desa dan kecamatan dengan TNI-Polri  di wilayah operasionalnya. Mereka adalah tim inti yang bertugas mengantisipasi dan mengendalikan kebakaran lahan apabila terjadi di areal kebun dan sekitarnya.

“Para personel dari berbagai instansi, yakni polisi, TNI, Manggala Agni KLHK, hingga pemadam kebakaran swasta, sudah siap siaga melakukan aktivitas pemadaman, namun kami tetap mengajak masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan dalam mengelola kebun dan pertaniannya”

“Bangsa indonesia akan menjadi pelaksana Asian Games pada bulan agustus nanti, ini adalah tugas besar bagi bangsa kita. Mari kita bersama sebagai anak bangsa harus mensukseskan Asian Games dengan menjaga tidak ada polusi udara akibat titik api karhutla, “jelas Didi Haryono mengajak dan mengingatkan warga masyarakat Kalbar.

(dna/sw/hr)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password