Kapolda Kalbar: Masyarakat Diharapkan Partisipasi Memelihara Kamtibmas

Tribratanews.polri.go.id  –  Situasi Kamtibmas di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat hingga kini aman, damai dan sejahtera  yang menjadi harapan masyarakat selalu dapat beraktivitas seperti biasanya.

“Provinsi Kalbar saat ini relatif kondusif. Tidak ada kejadian atau gangguan Kamtibmas yang menonjol,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH pada orasi ilmiah di hadapan 334 orang wisudawan ke VII IAIN Pontianak, Sabtu, 21 Juli 2018.  

E1DD0CF0-1B31-46DF-868E-A19D1351D74BDijelaskan, situasi Kamtibmas yang dirilis pada pertenghan semester tahun 2018, menunjukan trend kenaikan jumlah kuantitatif kriminalitas pada semua jenis gangguan Kamtibmas, yang didominasi oleh kejahatan transnational crimes (narkoba, illegal treding, smuggling, logging dan mining) serta kejahatan konvensional lainnya. 

“Namun nilai itu merupakan langkah pro-aktif Polda Kalbar dalam rangka cipta kondisi khususnya menghadapi seluruh rangkaian agenda nasional yang terselenggara di Kalimantan Barat,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

46E5C568-3C01-4CA5-A946-5FFE9A0AEFFDInilah strategi yang diterapkan oleh Polda Kalbar Berkibar dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas dan mencegah radikalisme di era globalisasi guna mendukung pembangunan daerah adalah dengan mengedepankan pro-aktif kepolisian yang promoter. Itu dituangkan dalam wujud Program 100 Hari Kapolda Kalbar yang saat ini sudah dilaksanakan program jilid ke III.

Diharapkan, kondisi masyarakat yang diharapkan adalah masyarakat yang memiliki tingkat kesadaran dan kepatuhan yang tinggi terhadap hukum dan peraturan. 

43DA54C7-A342-4846-9B2E-DAB1B0E342BD“Memiliki partisipasi yang tinggi dalam upaya-upaya memelihara Kamtibmas dengan kemampuan daya tangkal, daya cegah, daya penanggulangan, serta daya rehabilitasi yang memadai terhadap berbagai gangguan Kamtibmas terutama dalam menyikapi perkembangan global dan paham radikalisme. Mengedepankan islam moderat atau perspektif wawasan kebangsaan serta konsep kebhinekaan sebagai dasar pemikiran dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

(dna/sw/hr)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password