Kapolda Kalbar: Kemampuan Beladiri Anggota Harus Teruji

13AA8853-AEA7-4808-9EFB-6D00236020C3

Tribratanews.polri.go.id – Meningkatkan kemampuan beladiri perlu banyak latihan. Ini karena berguna untuk ketajaman reflex.  Sebab, reflek adalah sinyal saraf yang menghasilkan reaksi otot dari rangsangan luar.   Contohnya saja, jika kita melihat pukulan tangan lawan melayang ke arah kepala Anda, maka otak Anda akan mengirim sebuah sinyal ke tangan untuk menahan pukulan tersebut sebelum mengenai Anda.

Tips di atas itulah disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, ketika pelaksanaan latihan beladiri di lapangan Mapolda Kalbar, Jumat, 20 Juli 2018.

92DDD8E2-A6A7-41BF-9D3B-525B84788093Jenderal bintang dua itu menjelaskan, memiliki refleks yang baik akan menunjang performa, gerak tubuh, dan aktivitas fisik dalam menunjang kinerja anggota Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan mengasah kembali kemampuan perorangan dan juga menyegarkan lagi kemampuan beladiri Polri yang telah kita dapat selama mengikuti pendidikan. Beberapa anggota terlahir dengan refleks yang cepat, namun beberapa anggota lainnya harus dengan berlatih untuk memiliki waktu reaksi yang lebih cepat terhadap rangsangan luar, ” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

669FF38F-EAD7-4897-9BD7-BF09FFAE7E10Orang nomor satu di Kepolisian Daerah Kalimantan Barat itu berkata, anggota Polri harus terus berlatih meningkatkan kemampuan beladiri untuk melindungi warga masyarakat . Selain itu juga, berguna mempertahankan diri sendiri dari aksi kejahatan dengan menggunakan teknik menghindar dan menangkis. 

“Polda Kalbar tidak tinggal diam dalam menghadapi kejahatan, kita mengambil langkah-langkah cepat dengan memperketat pengamanan dan meningkatkan kewaspadaan,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

6E85A4B6-C6C2-4B87-8C55-0970D257094DPeningkatan kemampuan perorangan bagi anggota Polda Kalbar ini, sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan bagi anggota Polri saat menjalankan tugas di lapangan. “Siapa saja bisa menjadi sasaran pelaku kejahatan, oleh itulah kita terus melatih kemampuan perorangan. Walaupun pimpinan ada ajudan, kita tetap dilatih kemampuan perorangannya,” ucap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Selain latihan beladiri, Polda Kalbar dan jajaran juga rutin mengadakan latihan menembak, dan juga melaksanakan olahraga bersama TNI. Selain untuk meningkatkan kemampuan anggota, latihan maupun olahraga juga untuk meningkatkan kekompakan, sinergisitas antar anggota Polri dan TNI di Kalimantan Barat.

(dnd/sw/hr)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password