Kapolda Jabar: Polri Harus Makin Siap Hadapi Kejahatan Transnasional

YM2

Tribratanews.polri.go.idPurwakarta. Upacara Penutupan kualifikasi pelopor bagi Bintara remaja Sat Brimob Polda Jabar TA 2018,Rabu,(18/7) di lapangan Parang gombong Kecamatan Sukasari Kabupaten Purwakarta dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar,Irjen Pol,Agung Budi Maryoto,M.Si.

Kapolda Jabar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para Bintara Remaja Sat Brimob Polda Jawa Barat dalam menangani setiap ancaman dan gangguan keamanan tingkat tinggi.

“Ke 31 Bintara Remaja ini saya tugaskan ke Sat Brimob. Oleh karena itu harus ada latihan khusus peningkatan kemampuan meraka,” ujar Jenderal Bintang Dua.

“Saya berharap kegiatan ini menambah peningkatan kemampuan ini bisa ditingkatkan, karena bisa sangat luas, Dari Sat Brimob Jabar bisa ke Papua atau Poso, jadinya semuanya harus siap,” tambahnya.

Tak hanya itu, lanjut Irjen Pol Agung Budi Maryoto, dengan berbagai tantangan tugas yang semakin komplek saat ini, Polri harus mampu mengantisipasi perkembangan tindak kejahatan yang semakin beragam dan komplek.

YM1

 

“Polri juga harus semakin siap menghadapi kejahatan yang bersifat transnasional, seperti ancaman kecepatan syber, trafiking, lainnya. Selain itu, Polri harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam menghadapi terorisme radikalisme yang saat ini menjadi perhatian,” pungkas lulusan Akpol 1987.

Kapolda Jabar mengingatkan,berbagai tantangan tugas tahapan pilkada serentak 2018,Asean Games serta tahapan pileg dan pilpres 2019,memerlukan langkah antisipatif perencanaan yang detail dan matang agar potensi kerawanan dapat dicegah dan diantisipasi sejak dini sehingga setiap kegiatan berjalan lancar aman dan tertib.

Selama pelatihan ini para peserta telah mendapat berbagai pengetahuan dan keterampilan kualitasi seorang pelopor. Sehingga diharapkan dapat terwujudnya pola pikir, sikap metal dan jiwa pejuang yang tangguh sebagaimana yang dimiliki seorang pelopor yakni, mempunyai kemampuan taktik dan teknik diatas rata -rata. Memiliki semangat dan stamina yang frima serta memiliki kemampuan teknis pelopor seperti PHH,taktik perang gerilya,SAR dan kampuan lainnya.

Oleh karena itu saya menekankan agar ilmu dan keterampilan sudah didapatkan tetap dipelihari dan ditingkatkan dalam setiap kegiatan pembinaan dan latihan.” Ucapnya

(dnl/sw/hr)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password