Pasca Bom Surabaya, Polri Telah Tangkap 200 Terduga Teroris

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Kepala Kepolisian RI Jendral Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., mengatakan Densus 88 Anti Teror telah berhasil menangkap Ratusan tersangka terduga teroris pasca-teror bom Surabaya pada April lalu. Sebelumnya, polisi sudah menangkap sekitar 194 terduga teroris pasca pengesahan UU Antiterorisme dan serangan bom di Surabaya Mei lalu. Hampir 50 orang diantaranya ditangkap di DKI Jakarta.

“Hampir 50 orang kita tangkap di DKI kaitan dengan jaringan Jamaah Ansharu Daulah (JAD). Kita gunakan UU baru. Kalau UU yang dulu (15/2003) baru kalau ada perencana atau membuat aksi (diproses) tapi sekarang tidak perlu nunggu itu lagi,” Jendral Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., di Mako Brimob, Senin (16/7).

Dengan UU yang baru itu, Tito menambahkan, cukup dengan bukti dan saksi jika mereka adalah anggota jaringan terorisme maka mereka bisa ditangkap dan ditahan selama 200 hari.

“Dan kita akan lakukan itu. Jadi kita terus mengembangkan kasus dimana sejak bom Surabaya ada 194 ditambah kemarin 3 orang tertembak di Yogyakarta lalu 9 orang ditangkap di Indramayu. Diperkirakan sudah lebih dari 200 orang terduga teroris sudah diamanakn oleh Polri ,” ujar Kapolri.

Polisi tidak akan berhenti kecuali seadainya mereka mau berdialog meski Jendral Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.,  tak mau mengajak kelompok ini berdialog. Polri terus melakukan penegakan hukum secara silent dan ingin menunjukan negara lebih kuat daripada teroris.

“Jadi peristiwa bom Surabaya itu bagi Polri, di satu sisi tragedi, dan kita bersedih karena ada korban, tapi disisi lain memberikan peluang yang sangat besar pada Polri untuk masuk ke dalam jaringan ini dan menangkap mereka,” tegas Kapolri.

(dna/sw/hr)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password