Polisi Berhasil Amankan Pengemudi Yang Menghindari Pemeriksaan di Pintu Masuk Mapolda DIY

_999 997 212 93

tribratanews.polri.go.id -PoldaDIY, Sebagaimana informasi yang beredar di Media Sosial, terkait penangkapan Wanita pengemudi Jazz AB 1979 U, kami konfirmasikan, benar kejadian tersebut faktual.

Penangkapan ini berawal saat pelaku akan masuk ke Mapolda DIY melalui pintu depan, Selasa 3 Juli 2018 sekitar pukul 12.30 WIB. Saat akan memasuki Gerbang Mapolda, dua petugas jaga Brigadir Trimakno dan Bharatu Tofik hendak melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan kendaraan tersebut. Pengemudi tidak mau diperiksa dan memundurkan kendaraannya, kemudian keluar. Tetapi setelah keluar, pengemudi menghentikan kendaraan di depan Mapolda. Petugas kemudian mendatangi dan berusaha memeriksa. Tetapi pengemudi malah memacu kendaraannya kencang ke arah timur.

Brigadir Trimakno kemudian berinisiatif menyebarang ke sisi selatan jalan untuk antisipasi jika pelaku putar balik ke arah barat di depan UPN. Benar, pelaku putar balik ke arah barat di depan Kampus UPN. Pelaku melintas ke arah barat di depan Mapolda melalui jalur lambat. Saat itu kemudian petugas berupaya menghentikan, tetapi pelaku tetap memacu kendaraanya.

Akhirnya dengan menggunakan double cabin dan sepeda motor, petugas membuka portal di depan Mapolda dan masuk ke jalur cepat arah ke barat mengejar pelaku. Petugas yang mengejar kemudian berkoordinasi untuk melakukan penghentian. Diketahui pengemudi memacu kendaraannya ke arah Seyegan.

Sesampai di depan SMP 1 Seyegan petugas gabungan Polda DIY dan Polres Sleman berhasil menghentikan pelaku.

Saat diperiksa diketahui bahwa pengemudi bernama Any Sulistyowati, SE. Petugas juga berhasil mengamankan, kendaraan roda empat Jazz Silver AB 1979 U, KTP a.n. Any Sulistyowati, SE., KTP, ATM dan Buku Tabungan atas nama pelaku, uang tunai Rp. 1.203.000, 4 Smartphone samsung dan 1 blacberry, Surat Berobat RS Grhasia dan Obat – Obatan dari RS Grhasia.

Diketahui pelaku adalah PNS Perpajakan, berusia 41 tahun, beralamat di Margokaton, Seyegan, Sleman.

Hal ini dibenarkan juga oleh Bapak Isharyanto, Kepegawaian Kanwil Ditjen Pajak DIY. Yang bersangkutan adalah salah satu pegawai Kanwil Pajak DIY. Menurut keterangan Bapak Isharyanto, yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Yang bersangkutan sebelumnya berdinas di Jakarta dan sudah enam tahun ini bekerja di Kantor Pajak di Jogja. Yang bersangkutan adalah pasien yang secara berkala berobat di RS Grhasia. Saat ini, Pelaku dalam penanganan Ditreskrimum Polda DIY untuk dibawa ke RS Grhasia. (dnl/sw/hr)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password