Masuk Daftar Daerah Rawan Konflik, Polda Maluku Sukses Ciptakan Pilkada Kota Tual Aman Dan Damai

Tribratanews.polri.go.id –Tual. Perhelatan pelaksanaan Pilkada serentak di Indonesia memiliki perbedaan pada setiap daerahnya. Dilihat dari faktor geografis sampai kepada psikologis masyarakat yang berbeda, menjadikan setiap daerah memiliki intensitas kerawanan yang berbeda pula.

Seperti yang telah disampaikan oleh Bawaslu RI saat melaunching Indek Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2018, yang berlangsung di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarata Pusat, pada 28/11/2017

Dalam launchingnya dikatakan bahwa Kota Tual Provinsi Maluku sebagai daerah nomor satu paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada.
Dengan adanya prediksi tersebut, Polda Maluku telah menyiapkan beberapa strategi yang tepat. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Mohammad Roem Ohoirat menyampaikan beberapa strategi tersebut. ” Untuk meninginkan situasi di masyarakat (Cool In System), Kapolda memerintahkan 5 Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku diantaranya Karo Ops Kombes Pol Gatot Mangkurat, Dir Sabhara Kombes Pol Irwan Rahmaini, Dir Krimum Kombes Pol Gupuh Setiyono, Kabid Humas Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat dan Kasat Brimob Kombes Pol Guntur untuk melakukan monitoring, evaluasi dan asistensi ke Kota Tual dan Kabupaten Malra,” jelas Kabid Humas Polda Maluku.

Selain itu, Polda Maluku juga menyiapkan beberapa strategi lainnya untuk menjamin keamanan masyarakat dalam pelaksaan Pilkada di Kota Tual tersebut. “Selain itu, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, Kapolda juga mengirim 200 personil terdiri dari 1 SSK Brimob dan 1 SSK Sabhara untuk memback up Polres Malra dan hasilnya pilkada Kota Tual dan Kabupaten Malra 2018, berlangsung secara aman tertib tanpa adanya gangguan maupun hambatan apapun,” ucap Kabid Humas.

Oleh sebab itu, dibentuklah Tim Asesment dan Monitoring Pilkada 2018 Polda Maluku tersebut. Tim telah beberapa kali ke Kota Tual, untuk berkoordinasi dengan stakeholder terkait yaitu, KPU kota Tual, Panwas Kota Tual, ketiga pasangan calon, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Selain itu, beberapa hari sebelum masa pencoblosan, Wakapolda Maluku juga turut melakukan pemantauan secara langsung ke Kota Tual.

Denga strategi-strategi tersebut Kota Tual telah melaksanakan Pilkada dengan aman dan damai dan prediksi yang dikeluarkan oleh Bawaslu bisa di tepis dan di antisipasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di Kota Tual.
Diakhir dialognya, kabid humas polda maluku menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur yang telah memabantu menciptakan Pilkada Serentak 2018 aman dan damai. “Terima kasih kepada semua stake holder yaang telah bekerjasama dengan Polri dan TNI menjaga dan mengawal sehingga pilkada walikota Tual yang awalnya berada pada rangking 1 tidak aman menjadi paling aman. Termasuk kesadaran dan partisipasi dari seluruh masyarakat kota Tual. Terima kasih kepada masyarakat Kota Tual,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku.

(rz/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password