Kapolri, Panglima TNI, Menteri Tinjau Pencarian dan Penyelamatan Korban KM Sinar Bangun

Tribratanews.polri.go.id – Sumatera Utara. Kapolri, Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, P.hD., Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi, beserta Pejabat Negara melaksanakan peninjauan Pencarian dan penyelamatan KM Sinar Bangun di Danau Toba Sumatera Utara, Kamis (21/6/18).

Dalam kegiatan ini Kapolri hadir didampingi oleh Kakor Polairud Irjen Pol. M. Chairul Noor Alamsyah; Kapusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. Farley Helfrich Arthur Tampi; Karo Provost Div Propam, Brigjen Pol. Drs. Refdi Andri, M.Si., serta Karo Multimedia Div Humas, Brigjen. Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum.Selain itu, turut serta Pejabat Negara yang tergabung dalam peninjauan yaitu KASAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kepala Basarnas Marsdya TNI Muhammad Syaugi, S.Sos., M.M.

IMG-20180622-WA0011

Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan tiba di Posko SAR Pelabuhan Tigaras, dan langsung menerima paparan dari Kepala Basarnas Sumut, yang menyampaikan kronologi tenggelamnya KM Sinar Bangun. Jumlah kekuatan gabungan yang terlibat dalam pencarian sebanyak 992 personel. Sampai saat ini Tim SAR telah memperluas zona pencarian sampai 4 Zona. Berdasarkan informasi, titik koordinat kapal jarak 2 mil dari pelabuhan Tigaras. Tim SAR akan melakukan pencarian dengan sistem penarikan jangkar, dan beroperasi hingga pukul 18.00 WIB.

Kapolri menyampaikan bahwa tugas Satuan Tugas yang terpenting adalah mencari dan menyelamatkan para korban. “Polri menyiapkan tenaga penyidik untuk mengungkap kasus kelalaian yang mengakibatkan banyaknya korban, nakhoda maupun pemilik serta ABK Kapal harus diproses hukum, bila perlu pejabat yang berwenang dalam regulasi keberangkatan kapal juga diproses apabila terbukti adanya proses pembiaran,” jelas Kapolri.

IMG-20180622-WA0008

Sedangkan Panglima TNI menambahkan kepada satuan tugas Gabungan agar melakukan penyisiran di dalam danau dengan dibantu penyisiran udara untuk mencari para korban dan upaya pengangkatan kapal apabila sudah ditemukan. Panglima TNI juga memberikan instruksi agar seluruh instansi yang terkait harus selalu berkordinasi dan diberikan pembagian tugas yang jelas.

Pos pengaduan tetap dibuka untuk menerima laporan pengaduan warga yang merasa keluarganya menjadi korban tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun. Selanjutnya Kapolri dan rombongan menuju RS Rondohaim untuk menjenguk korban KM Sinar Bangun.

(er/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password