Kepolisian Menutup Pertambangan Galian Tanah Merah yang Beroperasi Tanpa Surat Izin

Tribratanews.polri.go.id Karawang. Polres Karawang melakukan penutupan Pertambangan galian tanah merah yang terletak di Kampung Cikelak, Kamis (07/6/18). Penutupan pabrik dilakukan karena beroperasi tanpa dilengkapi surat izin. Pertambangan tersebut juga menggunakan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi yang perharinya dapat menghabiskan 200 liter solar.

Dari penutupan kegiatan tambang itu, Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya menyita dua buah kunci alat berat (beko), dua buku catatan pengeluaran tanah, serta enam lembar kertas berwarna merah pembelian BBM.

Barang bukti lain yang disita, lima lembar berita acara pembelian BBM nonsubsidi, dua drum kosong bekas BBM, satu unit “dump truck” warna merah dengan nopol B-9104-FDC.

ebe29be7-803f-4171-b633-bc157c69bd80

Penutupan lokasi pertambangan ilegal ini, dilakukan hingga pemilik usaha dapat menunjukkan izin usahanya sesuai dengan Undang-Undang Minerba Nomor 4 Tahun 2009, tentang Mineral dan Tambang.

Pengelola dan pemilik usaha pertambangan galian C tersebut, diamankan di Mapolres Karawang untuk dimintai keterangan. Adapun pengelolanya berinisial H warga Cacaban,Desa Cintalanggeng, sedangkan pemilik usaha tambang berinisial asal AM warga Cikelak,Cintalangeng, Tegalwaru.

Usaha galian ilegal tersebut, melanggar Undang-Undang Minerba Nomor 4 Tahun 2009, tentang Mineral dan Tambang dan UU No. 22 tentang Migas, ancaman hukuman penjara bagi terduga tersangka, paling lama 10 tahun dan denda paling banyak 10 miliar dan UU No. 22 tentang Migas.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password