KASUS BUNUH DIRI DI PRINGSEWU LAMPUNG: Polsek Pringsewu Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Kaswadi

tribratanews.polri.go.id – Polres Tanggamus, Mayat seorang laki-laki ditemukan tergantung seutas tambang di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Senin (23/1) sekitar pukul 11.15 WIB

Penemuan mayat membuat geger warga dan melaporkan ke Polsek Pringsewu. Bersama tim Medis, Polisi melakukan evakusi  mayat Kaswadi (44) yang telah terbujur kaku, ada bekas jeratan tali melingkar di leher, lidah menjulur keluar, keluar air seni dan cairan sperma pada alat vital, serta air liur dan ingus pada mulut dan hidung korban.

Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, melalui Kapolsek Pringsewu, Kompol Maimun Karim mengatakan, tubuh korban kali pertama ditemukan oleh HE (44) teman sekaligus tetangga korban. Sebelum menghilang, tepatnya Minggu (22/1) sekitar pukul 23.00 WIB, korban menelepon Paino (44), yang tak lain juga teman dan tetangga korban serta Hendro. Saat menerima telepon dari korban, Paino sudah merasakan gelagat aneh pada kawannya itu.

“Berdasarkan keterangan saksi, melalui telepon korban mengatakan bahwa besok saksi harus melayat ke rumah korban. Paino merasa aneh dengan perkataan korban. Dan sejak Minggu malam sampai Senin (23/1) pagi, korban tak kunjung muncul,” ujar Kompol Maimun Karim.

Mayat korban di evakuasi ke rumah sakit
Mayat Kaswadi di evakuasi ke rumah sakit

BACA JUGA : Diduga Bunuh Diri, Yatiman Ditemukan Sudah Membusukhttp://tribratanews.polri.go.id/?p=27514

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP)  polisi juga mengamankan barang bukti seutas tali tambang warna hijau, dugaan sementara korban mengakhiri hidup dengan gantung diri lantaran sang istri pergi menjadi tenaga kerja wanita (TKW) ke luar negeri tanpa pamit dan sudah tiga bulan tak ada kabar.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, diduga kuat motif korban nekat bunuh diri, adalah lantaran ditinggal istri pergi selama tiga bulan. Dan korban semakin kecewa, ‎ketika mengetahui bahwa istrinya ternyata sudah berangkat ke luar negeri menjadi TKW tanpa pamit pada korban,” imbuh Kompol Maimun Karim. | N.Muslih

Editor : Kang Iqbal
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password