Polres Bengkayang Sita 2 Kg Sabu Jaringan Malaysia, 1 Bandar Ditembak Mati

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar – Di tengah umat muslim selepas berbuka puasa, kejadian penangkapan narkoba di sebuah desa di Kalimantan Barat.  Waktu menunjukan pukul. 18.45 WIB, dilakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba di sebuah rumah di RT 003 RW 001, Dusun Seluas, Desa Seluas, Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang,

Kapolres Bengkayang AKBP Permadi Syahids Putra merincikan, sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, sehubungan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/89/A/V/2018/ Kalbar/Res Bky/Nkb/SPKT.

Adapun  tersangka bernama M Hermansyah. Pria kelahiran Pontianak, 6 September 1979. Tersangka kedua diketahui bernama Rommy Limmito. Dia merupakan warga  RT 037 RW 010, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang. Pelaku kedua ini merupakan bandar narkoba tewas ditembak petugas, karena melakukan perlawanan pada saat ditangkap.

B371D02A-3ED8-465E-87A6-501E4398F007Sedangkan barang bukti  diamankan petugas di antaranya adalah 2 bungkus serbuk kristal warna putih narkotika jenis sabu di dalam kantong teh merk Qing Shan dibalut dengan lakban warna coklat, 1  buah tas jinjing warna coklat, 1 kantong plastik warna putih, 1 kantong plastik warna hitam, dan 1 buah  telepon genggam.

Adapun kronologi penangkapan. Sebelum penangkapan dilakukan, petugas telah mendapat Informasi, bahwa ada transaksi sabu di daerah Seluas yang diduga dari  orang Malaysia yang bernama Acai.  Kemudian sabu diambil oleh anak buah Acai yang tidak di ketahui namanya. Selanjutnya sabu itu diserahkan kepada M Hermansyah dan di simpan di tumpukan baju di atas lemari.

“Dilakukan penangkapan terhadap M Hermansyah di depan Bank BPD Seluas,” ujar Kapolres Bengkayang AKBP Permadi Syahids Putra, Kamis malam, 31 Mei 2018.

Setelah diintrograsi, selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah M Hermansyah pada pukul 18.45 WIB dan ditemukan 2 bks serbuk kristal warna putih yang diduga sabu di dalam kantong teh merk Qing Shan dibalut dengan lakban warna coklat.

6A2CEE57-565F-4DCF-BEA5-ADA2D1B2DB56“Hasil Intrograsi selanjutnya diketahui sabu dimaksud akan di serahkan kepada Rommy Limmito  di rumahnya di  yang beralamat di RT 037 RW 010, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat,”  ujarnya.

Pada saat sabu diserahkan dan sudah dikuasai Rommy Limmito, yang bersangkutan melarikan diri dengan mobil dan berusaha menabrak anggota yang akan melakukan penangkapan.

“Terhadap Rommy Limmito diberikan tembakan peringatan.  Rommy Limmito, berusaha melarikan diri dan membahayakan personel yang hendak melakukan penangkapan sehingga diberikan tembakan untuk melumpuhkan, saat dibawa ke RSUD Bengkayang. Rommy Limmito meninggal dunia di perjalanan,” kata dia.

Berikut barang bukti dibawa ke Mapolres Bengkayang untuk diproses sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku.

Kasus tersebut di atas, ditindak lanjuti juga oleh Polres Singkawang. Kapolres Singkawang AKBP Yuri Nurhidayat, menjelaskan penggeledahan rumah  tersangka Rommi Limito dalam kasus tindak narkotika yang ditangani Polres Bengkayang. Satuan Resnarkoba Polres Singkawang telah mengamankan barang bukti pengembangan tangkapan dari Polres Bengkayang dengan nomor Lp, 89/A/V/2018.

20944534-1637-4B3B-B20B-1AAECE7D1D9ABarang bukti yang diamankan 1 kantong kecil yang berisi pil diduga extasi sebanyak 10 butir warna oranye cap kepala singa, 1 kantong kecil yang berisi pil diduga extasi sebanyak 10 butir warna pink cap kepala monyet, 1 kantong kecil yang berisi pil diduga extasi sebanyak 7 butir masing-masing dengan warna coklat cap superman 4 butir, warna kuning cap minion 1 butir dan warna Pink cap kepala monyet 2 butir,  2 buah kantong klip kecil berisi diduga sabu.  Happy Five sebanyak 11 keping, 1 buah alat hisap terbuat dari kaca, 1 buah timbangan ukuran 2kg warna merah, 1 buah timbangan/skill warna hitam, 1 pucuk senpi rakitan jenis revolver warna silver beserta 3 butir peluru, 1 buah korek api gas merk tokai warna merah, 4 buah botol beserta 1 buah ken plastik ukuran 20 liter diduga berisikan bahan kimia terlarang.

“Barang bukti tersebut diduga milik Romi Limmito alias Lu Miau,” ujar Kapolres Singkawang AKBP Yuri Nurhidayat.

Adapun kronologinya, Tim Satuan Resnarkoba Polres Singkawang mendapat kan informasi dari Kasat Res Narkoba Bengkayang.  Selanjutnya  Kasat Reskrim Narkoba  Polres Singkawang beserta personel menuju sasaran dan melakukan  pengeledahan rumah milik  pelaku di Kota Singkawang.

“Penggeledahan disaksikan Pak RT dan security komplek, dalam  geledah ditemukan barang bukti.  Barang bukti dibawa ke Polres singkawang guna proses penyidikan lebih lanjut,” ucapnya. ‎

Penulis: Cucu Safiyudin
Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password