Polres Semarang Gagalkan Peredaran 80 Ribu Pil Koplo di Jawa Tengah

tribratanews.polri.go.id – SEMARANG. Polres Semarang menggagalkan peredaran 80 ribu pil koplo di wilayah Semarang, Kendal dsn Salatiga, Jawa Tengah. Polisi menangkap AS alias Gendon (41), warga Gayamsari, Kota Semarang yang merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya dengan tersangka Tembong dan barang bukti 1.023 butir pil koplo.

Kemudian polisi meminta tersangka Tembong untuk bertransaksi dengan Gendon. Saat keduanya bertransaksi, polisi meringkus Gendon dan berhasil mengamankan sebuah tas berisi 80 ribu pil koplo yang dikemas dalam 78 paket. Per paket berisi 10 butir pil koplo yang dijual seharga Rp20 ribu

Tersangka mengaku, sasaran utama mereka adalah pelajar. Untuk meminimalisir peredaran pil koplo tersebut, pihak kepolisian mengintensifkan langkah-langkah baik represif, preventif maupun tindakan yang sifatnya pre-emtif agar para pelajar tidak terjerumus dalamn penggunaan pil koplo.

“Sampai saat ini yang kami ketahui dari fakta-fakta yang didapat, para pelajar ini sementara sebagai korban. Mereka sebagai korban karena memang tergiur sama teman-temannya yang telah duluan mengkonsumsi pil koplo ini,” ujar Waka Polres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko.

Untuk memepertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 196 dan 197 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

(img/lm/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password