Mengenal Lebih Dekat Sosok Dokter Polwan Pertama FPU Polri

Tribratanews.polri.go.id – JAKARTA. Dari 200 pasukan yang disipakan untuk penugasan misi perdamaian dunia Formed Police Unit (FPU), 23 di antaranya merupakan polisi wanita (polwan).

“Ini kontingen FPU pertama dari Indonesia yang menghadirkan polwan bukan sebagai tim pendukung, tapi tim taktis ada, SWAT ada, dokter polwan ada,” kata Karo Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri, Brigjen Pol. Krishna Murti.

Di antara 23 Srikandi-srikandi tangguh terdapat seorang dokter polwan bernama Ipda dr. Ria (31) yang sebelumnya berdinas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Barat (Sulbar).

“Motivasi gabung di FPU (Formed Police Unit) karena ingin menjadi pionir. Sebelumnya belum pernah ada dokter perempuan dalam formasi FPU dan ini misi pertama di daerah baru. Senior saya di Biddokes yang mengikuti misi Sudan FPU Unamid semuanya laki-laki,” ujar Ipda dr. Ria.

WhatsApp Image 2018-04-24 at 11.06.14

Ketertarikannya terlibat pasukan FPU sejak tahun 2017, namun saat itu Polri belum melibatkan polwan. Saat mendapatkan kesempatan berangkat untuk misi perdamaian ini, Ipda dr. Ria benar-benar menyiapkan dirinya sebaik mungkin melalui pelatihan mental, spiritual, dan fisik.

“Tactical trainning seperti menembak jelas bukan basic saya, tapi karena kita harus siap dengan segala kemungkinan terburuk, yang awalnya bukan basic kemampuan, sekarang menjadi kebutuhan yang harus dipelajari untuk bisa menjalani misi,” ujar dara berdarah Sumatera ini.

Perempuan kelahiran Palembang yang mahir berbahasa Jerman dan Inggris ini berharap kehadirannya sebagau dokter polwan pertama FPU Polri dapat menginspirasi dokter-dokter polwan lainnya.

“Melalui ini, saya berharap bisa menjadi pembuka jalan bagi polwan-polwan lain, terutama dokter polwan untuk mengasah kemampuan dalam misi-misi FPU selanjutnya,” pungkasnya.

(img/lm/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password