Ini Penjelasan Kasus APK Sulbar

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sulbar (BPKP) pada dugaan kasus Korupsi Alat Peraga Kampanye (APK) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, yang merugikan negara hingga Rp 9 miliar rupiah, belum menuai kejelasan siapa aktor utama atas dugaan korupsi tersebut.

Kasus dugaan korupsi Alat Peraga Kampanye (APK) yang telah ditangani BPKP hasilnya sudah dikeluarkan, namun belum disampaikan langsung oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si, hasil tersebut juga telah dilaporkan ke BPKP Pusat dan selanjutnya akan ditangani oleh Bareskrim Polri.

Kasus yang mulai terungkap pada Bulan Desember 2016 lalu ini diindikasi melibatkan beberapa tersangka, masing-masing dari KPU dan pihak pemenang tender.

Proses pananganan kasus tersebut mengalami kelambatan. Sebab, bukti-bukti dari penyidik belum semuanya relevan sehingga perlu dilengkapi dan diteliti kembali untuk mengetahui adanya kerugian besar atau tidak.

“Prosesnya sekarang ditangani tim. Sudah ada perkembangan, yang tadinya belum sekarang sudah ada karena bukti-bukti yang kurang sudah dilengkapi oleh pihak Polda. Intinya sudah diolah,” ujarnya.

Penulis : Humas Polda Sulbar

Editor   : Alfian

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password