Operasi Miras Polresta Kediri : Tiga Bulan Ungkap Lebih dari 50 Kasus

tiga-bulan-ungkap-lebih-dari-50-kasus_m_66859

Tribratanews.polri.go.id, Polreta Kediri Dalam tiga hari terakhir Polresta Kediri telah menggerebek satu warung dan tujuh rumah yang menjual minuman keras (miras) ilegal. Mereka menyita sebanyak 66 botol dari beberapa wilayah.

“Tim Sabhara Polresta Kediri  saat ini memang gencar melaksanakan giat operasi miras, terutama untuk menjaga keamanan akan beredarnya miras oplosan,” kata Kabag Humas Polresta Kediri KP Kamsudi.

Selama tiga bulan terakhir, Januari hingga Maret 2018, tercatat sebanyak 54 kasus penjualan miras ilegal. Dalam satu minggu, rata-rata aparat bisa membekuk empat penjual. “Kebanyakan mereka menjual jenis arjo (arak Jowo),” ujarnya.

Delapan tempat kejadian perkara (TKP) yang digerebek selama tiga hari terakhir ini, di antaranya adalah warung milik SS, 48, warga Jl Wahid Hasyim, Bandarlor, Mojoroto. Di sana diamankan tiga arjo ukuran 1.500 mililiter (ml) dan tiga botol arjo 600 ml.

Ada lagi YM, 56, yang kedapatan menyimpan delapan botol Bintang Kuntul. MJ, 57, memiliki 11 arjo 1.500 ml dan tiga arjo 600 ml. Mereka beralamat di Desa Jatikapur dan Desa Sumberduren, Kecamatan Tarokan.

Selain itu, ada MT, 52, yang menjual 10 botol arjo ukuran 500 ml dan lima botol 1.500 ml. Kemudian MD, 55, sepuluh botol arjo 600 ml dan satu botol 900 ml. Masing- masing dari Desa Jabon dan Desa Tiron, Kecamatan Banyakan.

Sementara dua lainya warga Kota Kediri, yaitu PM, 51, 4 botol arjo ukuran 600 ml dari Jl Sisingamangaraja, Kelurahan Dandangan, dan SP, 65, dari Jl Karyatani, Kelurahan Sukorame, Mojoroto yang memiliki tiga botol Bintang Kuntul. Terakhir, dari kediaman RM, 56, Desa/Kecamatan Semen, tujuh arjo diamankan.

 

 

Penulis      : Didik

Editor         : ALFIAN NURNAS

Publish      : Didik

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password