Kapolrestabes Surabaya : Penjual dan Peracik Miras dengan Bir Ditetapkan Tersangka

miras ka

Tribratanews.polri.go.id, Polrestabes Surabaya Polda Jatim – Polrestabes Surabaya sudah tetapkan tiga orang tersangka kasus miras oplosan yang sehari telah menewaskan tiga warga penanganan dan pencegahan sudah dilakukan dan sebelumnya berhasil mengungkap 10 ribu botol miras, sekarang kembali berhasil menangkap penjual miras dan peracik.

Semalam Polrestabes Surabaya langsung menggelar konferensi pers untuk keberhasilan dalam mengungkap penjual dan peracik miras, “Kami bergerak cepat. Setelah Minggu siang ada informasi jatuh tiga korban, kami langsung cari penjualnya,” tegas Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan,SIK,SH, MH,   Senin dini hari (23/4/2018).

miras ka cptTiga orang warga Jalan Pacar Keling IV Surabaya tewas setelah pada Sabtu 21 April 2018 malam, berpesta minuman keras oplosan di kampungnya, masing-masing adalah Pramuji Arianto, usia 49 tahun, Wahyudi (52) dan Syamsul Hidayat (38). Jelas Kombes Pol Rudi Didampingi Kasat Reskrim

Kami langsung memintai keterangan tiga orang warga lainnya yang diketahui ikut dalam pesta minuman keras dan masih hidup. Selanjutnya Kami menyelidiki  penjual minuman keras oplosan yang digunakan dalam pesta tersebut.

Akhirnya kita berhasil dalam melakukan penyelidikan Minggu (22/4) malam, dan menangkap tiga sekaligus penjual minuman keras serupa, yang pada Senin dini hari langsung ditetapkan tersangka.

Berikut orang yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial Kus (59), warga Oro-oro Gang 1 Pacar Keling Surabaya, GT (47), warga Pacar Kembang Surabaya, serta Soe (54), warga Bulak Setro Utara Surabaya.

“Tersangka Kus dan GT adalah penjual minuman keras mematikan, yang diminum oleh tiga korban dalam pesta minuman keras oplosan di Pacar Keling Gang IV. Kedua penjual ini memperoleh minuman keras tersebut dari seorang peracik dan sekaligus penjual berinisial Soe,” jelas Kapolrestabes

Kami mengamankan 274 botol plastik bekas kemasan air mineral, tanpa diberi label atau merek, yang masing-masing berukuran 600 mililiter. Botol-botol itu telah diisi minuman keras hasil racikan tersangka Soe yang siap jual.

“Kami juga mengamankan tiga drum plastik berisi bahan kimia jenis alkohol, serta peralatan meracik minuman keras dari tersangka Soe,” Tambahnya.

Kepada penyidik, Soe mengatakan racikan minuman keras yang dijualnya dalam kemasan botol 600 mililiter hanya terdiri dari bahan alkohol 95 persen, yang dibelinya dari toko bahan kimia. Bahan itu kemudian ditambah dengan sedikit air sulingan.

Per botol ukuran 600 mililiter dijualnya seharga Rp25 ribu. Lantas oleh Kus dan GT dijual kembali dengan mengambil keuntungan dua kali lipat, yaitu Rp50 ribu per botol.

Tiga orang tersangka, sudah jelas akan kami jerat dengan Pasal 204 ayat (1) dan (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana, serta Pasal 140, 141 dan Pasal 142 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Bisa jadi ancaman hukumannya seumur hidup karena telah menyebabkan korban meninggal dunia,” pungkas Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan,SIK,SH, MH,

Penulis : Umam

Editor : Raden Dwi

Publish : Umam

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password